Lolos ke 16 Besar ACL 2, Persib Incar Hasil Positif di Kandang Java United

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Nov 2026, 11:13
thumbnail-author
Muhamad Ridha
Penulis
thumbnail-author
Zaki Islami
Editor
Bagikan
Bek Persib Bandung Julio Cesar saat merayakan usai mencetak gol melalui sundulan ke gawang Persik Kediri di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (18/10/2026). Bek Persib Bandung Julio Cesar saat merayakan usai mencetak gol melalui sundulan ke gawang Persik Kediri di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (18/10/2026). (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Persib Bandung membawa kepercayaan diri tinggi menjelang pertandingan pekan kesembilan BRI Super League 2026/2027 melawan Java United. Duel yang akan berlangsung di Stadion Jatidiri, Semarang pada Minggu, 8 November pukul 19.00 WIB itu menjadi kesempatan bagi Maung Bandung untuk melanjutkan tren positif.

Modal tersebut diperoleh setelah Persib memastikan tempat di babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2026/2027. Kepastian itu diraih setelah menaklukkan wakil Australia, Melbourne Victory, dengan skor 2-1.

Hasil tersebut membuat Persib mengoleksi 12 poin sempurna dari empat pertandingan di fase grup. Pelatih Persib, Igor Tolic, mengaku pencapaian itu berada di luar perkiraannya sejak awal kompetisi.

"Ini sepenuhnya tidak terduga (lolos cepat ke 16 besar). Saya pikir, bagi saya setidaknya, kami bekerja keras, kami mencoba menciptakan lingkungan yang tepat dengan para pemain yang tepat," tutur Tolic, sebagaimana dikutip dari website resmi I.League pada Sabtu.

Pelatih asal Kroasia itu juga mengingat kembali posisi Persib yang semula tidak diunggulkan di Grup E. Kehadiran FC Seoul, klub asal Korea Selatan, membuat Persib harus menghadapi persaingan yang cukup berat sejak pertandingan pertama.

"Kami bukanlah favorit di grup ini (Grup E), karena ada FC Seoul. Tapi kami beruntung bahwa mereka menempatkan skuad muda dengan beberapa pemain yang absen dari laga pertama, jadi kami mendapat kemenangan, itu adalah awal yang baik," ujar Tolic.

Menurut Tolic, keberhasilan Persib mengumpulkan poin juga tidak terlepas dari kedisiplinan tim dalam bertahan. Organisasi permainan tersebut terlihat ketika menghadapi wakil Vietnam, Viettel FC, serta dalam pertandingan melawan Melbourne Victory.

Ia menjelaskan bahwa Persib sempat tidak berada dalam situasi wajib menang saat menghadapi Melbourne Victory. Timnya hanya perlu menjaga hasil agar tetap menguntungkan untuk memastikan kelolosan, sebelum akhirnya mampu mengambil risiko dan meraih kemenangan.

Baca Juga: Persib Bandung Kalahkan Liverpool dan Manchester City, Jadi Klub Tersibuk di Dunia

"Kemudian kami sangat terorganisir dalam bertahan melawan tim Vietnam dan juga laga kedua, laga pertama melawan Melbourne Victory. Kami mengumpulkan poin, lawan Melbourne, bukan laga hidup-mati bagi kami, tapi kami dapat mengontrol, kami tidak harus menang, kami hanya perlu bermain imbang sehingga kami dapat memanipulasi dalam permainan, melakukan apa yang diperlukan untuk menang atau imbang," kata dia.

"Kemudian pada akhirnya kami mengambil beberapa risiko dan menang. Itu yang seperti saya katakan, kami adalah underdog di awal, tetapi kualitas tim lain sangat, sangat baik. Dan kami tidak sabar untuk melihat apa yang terjadi di babak selanjutnya," pungkasnya.

Kini, Persib mengalihkan fokus ke kompetisi domestik. Maung Bandung berada di posisi kelima klasemen sementara Super League dengan 16 poin, sedangkan Java United menempati peringkat kesembilan dengan 10 poin. Persib tentu berharap momentum dari kompetisi Asia dapat berlanjut saat menghadapi tuan rumah.

(Sumber: Antara)