Dilantik Jadi Kepala Bakom, Qodari: Ini Pekerjaan yang Besar

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Apr 2026, 17:15
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah M Qodari Kepala Badan Komunikasi Pemerintah M Qodari (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari menyampaikan pernyataan usai dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin, 27 April 2026. Ia menegaskan bahwa amanah tersebut merupakan tanggung jawab besar dalam menyampaikan komunikasi program pemerintah.

"Saya pada hari ini mendapatkan tugas sebagai kepala Badan Komunikasi Pemerintah. Ini pelantikan yang ketiga untuk saya pribadi selama pemerintahan Bapak Prabowo dan rasanya tanggung jawab ini semakin meningkat," ujarnya di Istana Negara usai Pelantikan, Senin, 27 April 2026.

Qodari mengungkapkan bahwa tugas tersebut bukanlah hal yang ringan, mengingat banyaknya program pemerintah yang perlu dijelaskan secara komprehensif kepada publik.

"Jadi terus terang waktu dikasih tahu itu doa saya tambah panjang, karena berat, berat sekali. Kenapa itu berat? Karena apa yang dikerjakan oleh Bapak Prabowo pemerintahan Bapak Prabowo sangat banyak. Program-program yang harus dijelaskan latar belakangnya, sebab-sebabnya yang pada dasarnya kalau saya baca itu adalah bagaimana negara ini memenuhi tujuannya sesuai dengan pembukaan Undang-undang Dasar 1945 yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut berpartisipasi dalam ketertiban dunia," jelasnya.

Baca Juga: Menko PM Ungkap Angka Kemiskinan Ekstrem Turun Jadi 0,78 Persen

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan tugas komunikasi pemerintah membutuhkan kerja sama lintas lembaga dan dukungan media.

"Nah ini pekerjaan yang besar,  tentunya pekerjaan yang sangat besar ini harus bekerja sama dengan berbagai lembaga dengan semua Kementerian, lembaga. Insya Allah dengan semua stakeholder terutama dengan teman-teman media yang notabene saya pribadi sudah menjadi bagian dari komunikasi ini dari sangat-sangat lama. Banyak teman-teman saya di media saya ketemu dulu di lapangan sampai jadi pemred sampai pensiun," ujarnya.

"Jadi Insya Allah saya dengan teman-teman media ini sangat dekat dan mudah-mudahan kedekatan ini membuat proses komunikasi menjadi lebih baik dan semakin baik lagi," sambungnya.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah M Qodari <b>(NTVnews)</b> Kepala Badan Komunikasi Pemerintah M Qodari (NTVnews)

Diketahui, Presiden Prabowo Subianto resmi melantik sejumlah menteri, wakil menteri, hingga kepala badan baru dalam jajaran Kabinet Merah Putih. Pelantikan yang berlangsung di Istana Negara ini didasarkan pada serangkaian Keputusan Presiden (Keppres) terkait pemberhentian dan pengangkatan pejabat negara untuk sisa masa jabatan periode 2024-2029.

Muhammad Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup. Kemudian, Hanif Faisol Nurofiq sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan.

Presiden Prabowo juga melakukan penyegaran pada posisi strategis di lembaga pemerintah nonkementerian. Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman resmi menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP), sementara posisi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah kini dijabat oleh Muhammad Qodari.

Baca Juga: Anggaran Militer Dunia Tembus Rp49,79 Kuadriliun

Presiden juga melantik Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi. Rotasi juga menyentuh Badan Karantina Indonesia. Presiden juga menunjuk Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia yang baru.

Seluruh pelantikan ini berdasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) RI No 51/P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan menteri serta wakil menteri negara Kabinet Merah Putih Periode 2024-2029.

x|close