Kemhan Latih 1.773 ASN Jadi Komcad, Ikuti Pendidikan di Enam Fasilitas TNI

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Apr 2026, 12:20
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Kepala Badan Cadangan Nasional Kemenhan Letjen TNI Gabriel Lema (kanan) didampingi Komandan Brigade Parako 1 Pasgat, Kolonel Pas Helmi A. Nange (kiri) saat upacara pembukaan pelatihan ASN Komcad di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (22/4/2026). (ANTARA/Fauzan) Kepala Badan Cadangan Nasional Kemenhan Letjen TNI Gabriel Lema (kanan) didampingi Komandan Brigade Parako 1 Pasgat, Kolonel Pas Helmi A. Nange (kiri) saat upacara pembukaan pelatihan ASN Komcad di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (22/4/2026). (ANTARA/Fauzan) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kementerian Pertahanan Republik Indonesia memastikan sebanyak 1.773 aparatur sipil negara (ASN) siap mengikuti pendidikan sebagai calon komponen cadangan (komcad) di enam lokasi pendidikan milik TNI.

Kepala Badan Cadangan Nasional Kemhan, Gabriel Lema, menyampaikan hal tersebut saat membuka pelatihan komcad ASN dalam upacara di Lanud Halim Perdanakusuma, Rabu.

"Kita resmikan untuk pembukaan latihan sejumlah 1.773 calon ASN komcad. Ini baru gelombang pertama," kata Gabriel saat jumpa pers.

Baca Juga: ASN Ceritakan Detik-Detik Evakuasi Saat Kebakaran Gedung Kemendagri di Pasar Minggu

Ia menjelaskan, para ASN tersebut telah melalui berbagai tahapan seleksi, mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga uji ideologi sebelum dinyatakan lolos untuk mengikuti pelatihan.

Setelah lolos seleksi, para peserta akan menjalani latihan dasar militer (latsarmil) di sejumlah fasilitas TNI, di antaranya Pusdikkes, Skadik 301, Pusbahasa AU, Kodam Jaya, serta Pasmari 1 Marinir Cilandak.

Menurut Gabriel, pelatihan ini akan berlangsung selama satu setengah bulan, sebelum para peserta dijadwalkan dilantik pada Juni 2026.

Baca Juga: Kemhan Tegaskan Izin Lintas Udara AS Tidak Termasuk dalam Perjanjian MDCP

Selama mengikuti pendidikan, para ASN akan mendapatkan berbagai materi dasar militer, mulai dari latihan menembak hingga pembinaan yang bertujuan memperkuat jiwa nasionalisme.

Gabriel berharap program ini dapat membentuk semangat kebangsaan yang kuat di kalangan ASN, sehingga mampu meningkatkan kualitas pengabdian mereka sebagai aparatur negara.

Dengan demikian, ia meyakini para peserta akan mampu memberikan kinerja terbaik dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya bagi negara.

(Sumber: Antara)

x|close