Ntvnews.id, Yahukimo - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, menyatakan bahwa insiden kontak tembak antara tim gabungan TNI-Polri dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan masyarakat.
"Semuanya adalah mereka (aparat) mengamankan penduduk atau warga Indonesia di sini. Karena dengan keamanan yang bisa membuat situasi pembangunan nasional ini bisa dilakukan dengan baik, tentu harus dilakukan oleh TNI, oleh Polri," kata Djamari saat memberikan keterangan usai mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau RSUD Dekai di Yahukimo, Papua Pegunungan, Selasa, 21 April 2026.
Ia menegaskan bahwa langkah pengamanan tersebut akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna memastikan program pembangunan di Tanah Papua dapat berjalan dengan lancar.
Menurutnya, stabilitas wilayah menjadi faktor utama agar berbagai program prioritas pemerintah dapat terlaksana secara optimal.
"Upaya itu sudah dilakukan, sedang dilakukan sampai dengan hari ini dan akan dilaksanakan. Sampai kapan? Sampai dengan selesai dan pembangunan supaya bisa berjalan dengan baik untuk kepentingan masyarakat kita di sini,” ujarnya.
Baca Juga: Operasi Damai Cartenz 2026 Amankan 28 Orang di Yahukimo, 9 Ditetapkan Tersangka
Operasi Damai Cartenz 2026 Amankan 28 Orang di Yahukimo, 9 Ditetapkan Tersangka (Dok. Istimewa)
Djamari juga mengungkapkan bahwa sebelumnya telah dilakukan penangkapan terhadap anggota KKB oleh Satgas Cartenz.
"Itu adalah orang saudara kita yang di hutan sana, mau kemari dan ditangkap di sini," kata Djamari.
Ia memastikan kondisi keamanan di wilayah Yahukimo secara umum tetap aman dan terkendali.
Aparat keamanan, lanjutnya, terus menjalankan langkah-langkah terukur untuk menjaga stabilitas sekaligus melindungi masyarakat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kontak tembak terjadi pada pekan sebelumnya saat tim gabungan melakukan patroli di Jalan Trans Papua.
Dalam insiden tersebut, kendaraan taktis sempat terkena tembakan.
Baca Juga: Gibran Tunda Kunjungi Yahukimo Papua karena Keamanan
Personel gabungan kemudian melakukan balasan sebagai respons atas serangan tersebut.
Situasi sempat kembali memanas ketika KKB melepaskan tembakan dari dua arah berbeda, yakni dari sisi kanan dan kiri jalan.
Kontak tembak pun kembali terjadi, disertai teriakan dari arah hutan yang mengindikasikan keberadaan kelompok bersenjata tersebut.
Menko Polkam menilai peristiwa tersebut merupakan bagian dari upaya aparat dalam menjamin keamanan, menciptakan perdamaian, serta mendukung percepatan pembangunan di wilayah Papua.
(Sumber: Antara)
Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago (tengah) memberikan keterangan usai mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau RSUD Dekai, Yahukimo, Papua Pegunungan, Selasa (21/4/2026). ANTARA/Mentari Dwi Gayati (Antara)