Gibran Tunda Kunjungi Yahukimo Papua karena Keamanan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Jan 2026, 13:31
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (tengah) menerima mahkota Cendrawasih dari warga saat meninjau Pasar Potikelek di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Rabu, 14 Januari 2026. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/foc/am. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (tengah) menerima mahkota Cendrawasih dari warga saat meninjau Pasar Potikelek di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Rabu, 14 Januari 2026. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/foc/am. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama rombongan terbatas langsung kembali ke Jakarta usai membatalkan agenda kunjungan kerjanya ke Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, pada Rabu, 14 Januari 2026.

Wapres semula dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Yahukimo menggunakan pesawat Hercules setelah menyelesaikan rangkaian kunjungan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, pada hari yang sama. Namun, pertimbangan keamanan membuat rencana tersebut tidak dapat dilanjutkan.

Pesawat Hercules yang membawa Gibran dari Wamena akhirnya dialihkan menuju Biak Numfor, Papua, alih-alih terbang ke Yahukimo. Dari Biak Numfor, Wapres kemudian bertolak kembali ke Jakarta menggunakan pesawat Boeing melalui Bandara Frans Kaisiepo pada Rabu siang.

Berdasarkan pantauan, Gibran dan rombongan terbatas tiba di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 14.40 WIB setelah menempuh perjalanan udara kurang lebih 4,5 jam.

Komandan Satgas Pengamanan VVIP yang juga Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim menjelaskan bahwa keputusan penundaan kunjungan ke Yahukimo diambil demi menjamin keselamatan Wapres.

Baca Juga: Gibran Soal Kritikan Pandji Pragiwaksono: Gak usah lapor-laporlah

"Karena melihat pertimbangan keamanan di Yahukimo sampai dengan pagi ini, saya menyarankan kepada Bapak Wapres untuk tidak melakukan kunjungan ke Yahukimo," kata Amrin saat memberikan keterangan di Bandara Frans Kaisiepo, Biak Numfor, Papua, Rabu, 14 Januari 2026.

Amrin mengungkapkan, pertimbangan tersebut didasarkan pada hasil analisis intelijen yang mencermati adanya pergerakan kelompok tertentu di wilayah tersebut.

"Dari pertimbangan intelijen kami melihat ada gerakan-gerakan dari kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab di sana yang menurut pertimbangan kami untuk keamanan VVIP tentunya sangat tidak memungkinkan," kata Amrin.

Di sisi lain, Wapres Gibran disebut memiliki keinginan kuat untuk menyapa langsung masyarakat Yahukimo yang telah menantikan kedatangannya. Namun, faktor keamanan menjadi prioritas utama sehingga kunjungan tersebut harus dijadwalkan ulang.

Baca Juga: Tompi Tegaskan Pertemuannya dengan Gibran Bukan Untuk Cari Jabatan

"Kami menyarankan untuk melakukan penjadwalan kembali, karena masyarakat Yahukimo tentunya sangat ingin bertemu dengan Bapak Wakil Presiden," kata Amrin.

Kunjungan ke Yahukimo sejatinya direncanakan menjadi agenda terakhir dalam rangkaian kunjungan kerja Wapres di Tanah Papua. Sebelumnya, Gibran mengunjungi Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 41 dan Pasar Ikan di Biak Numfor pada Selasa, 13 Januari 2026. Pada hari yang sama, Wapres melanjutkan perjalanan ke Wamena dan berinteraksi dengan anak-anak melalui kegiatan olahraga sepak bola.

Pada Rabu, 14 Januari 2026, sebelum kembali ke Jakarta, Wapres juga meninjau pasar tradisional Potikelek serta pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu SMA di Wamena.

(Sumber: Antara) 

x|close