Ntvnews.id, Tel Aviv - Lebih dari seribu rumah di kawasan Tel Aviv dilaporkan sudah tidak dapat ditempati akibat dampak perang antara Israel dan Iran dalam beberapa waktu terakhir. Kerusakan tersebut dipicu oleh rentetan serangan yang dilancarkan Teheran ke wilayah Israel.
Dilansir dari Anadolu, Selasa, 21 April 2026, nformasi ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Tel Aviv, Ron Huldai, yang dikutip oleh stasiun televisi lokal Channel 12.
Huldai menyebut bahwa "lebih dari 1.000 apartemen di Tel Aviv tidak lagi layak huni" akibat kerusakan yang ditimbulkan oleh serangan rudal dan drone Iran.
Dalam konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran sejak 28 Februari, Teheran secara berulang meluncurkan serangan rudal dan drone ke sejumlah kota besar di Israel sebagai balasan atas serangan besar yang terjadi di wilayahnya.
Sejumlah rudal serta serpihan dari sistem pertahanan yang gagal mencegat serangan dilaporkan menghantam bangunan di Tel Aviv, Ramat Gan, dan Bnei Brak. Serangan tersebut menimbulkan korban jiwa dan luka-luka, meskipun data resmi tidak sepenuhnya diungkap ke publik oleh otoritas Israel.
Gelombang serangan dari Iran disebut telah menyebabkan kerusakan luas pada rumah warga, kendaraan, hingga infrastruktur penting di berbagai wilayah Israel.
Baca Juga: Viral Tentara Israel Hancurkan Patung Yesus di Lebanon
Laporan Channel 12 juga mengungkap bahwa pejabat Israel memperkirakan biaya perang selama 40 hari melawan Iran dan Lebanon—yang menjadi basis kelompok Hezbollah—mencapai sekitar 17,5 miliar dolar AS atau setara Rp300,3 triliun.
Angka tersebut belum termasuk biaya pembangunan kembali serta kerugian ekonomi akibat terhentinya sebagian aktivitas ekonomi selama konflik berlangsung.
Media lokal Israel melaporkan hampir 30.000 warga telah mengajukan klaim kompensasi kepada otoritas pajak atas kerusakan properti. Rinciannya mencakup 18.408 klaim terkait bangunan, 2.594 klaim peralatan, dan 6.617 klaim kendaraan.
Sementara itu, Kementerian Keuangan Israel memperkirakan biaya kompensasi untuk periode perang antara 28 Februari hingga 8 April mencapai sekitar 6,5 miliar shekel atau setara Rp37,1 triliun.
Gencatan senjata selama dua minggu mulai berlaku sejak 8 April, namun upaya perundingan lanjutan antara AS dan Iran di Islamabad belum menghasilkan kesepakatan permanen untuk mengakhiri konflik. Negosiasi lanjutan hingga kini masih terus diupayakan.
Di Tel Aviv, Israel, Senin (16/6/2025), pasukan penyelamat dan keamanan Israel bekerja di lokasi serangan rudal Iran. Sejak Jumat, Iran telah melancarkan serangan rudal ke berbagai tujuan di Israel, yang mengakibatkan banyak korban dan kerusakan. ((A