Penembakan di Ukraina Tewaskan 6 Orang, Pelaku Sempat Sandera Pengunjung Supermarket

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Apr 2026, 06:25
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi Penembakan Ilustrasi Penembakan

Ntvnews.id, Kyiv - Peristiwa penembakan terjadi di Kyiv, Ukraina, pada Sabtu, 18 April 2026 waktu setempat. Insiden tersebut mengakibatkan enam orang meninggal dunia dan 15 lainnya mengalami luka-luka.

Seorang pria diketahui menembaki warga sipil di jalan sebelum kemudian menyandera sejumlah pengunjung di sebuah supermarket.

Dilansir dari Reuters, Senin, 20 April 2026, Jaksa Agung Ukraina Ruslan Kravchenko mengungkapkan bahwa pelaku merupakan pria berusia 58 tahun yang lahir di Moskow. Ia dinyatakan tewas setelah aparat melakukan operasi penindakan.

Otoritas Ukraina kini tengah menyelidiki rangkaian kejadian serta motif di balik aksi tersebut. Kravchenko menyebut insiden ini ditangani sebagai dugaan aksi terorisme.

Ia menjelaskan bahwa pelaku pertama kali melepaskan tembakan di distrik Holosiivskyi, Kyiv, yang menyebabkan empat orang tewas. Selanjutnya, pelaku membarikade diri di dalam supermarket, menewaskan satu orang lagi dan menyandera pengunjung.

Baca Juga: Ratusan Orang Ditahan Usai Dua Penembakan Sekolah di Turki

Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko menyatakan satu korban tambahan meninggal dunia di rumah sakit, sehingga total korban jiwa mencapai enam orang.

Berdasarkan laporan awal, pelaku menggunakan senjata otomatis yang terdaftar secara resmi. Dari total 15 korban luka, sembilan orang saat ini dirawat di rumah sakit, sementara enam lainnya mendapatkan perawatan medis di lokasi kejadian.

Seorang negosiator sandera kepolisian, Valeriia, mengungkapkan bahwa pihaknya tiba di lokasi setelah menerima laporan mengenai pria bersenjata di supermarket Velmart. Ia sempat melakukan komunikasi dengan pelaku selama 40 menit.

"Operasi khusus diluncurkan, di mana saya berbicara dengannya selama 40 menit. Dia tidak memberikan kontak sama sekali selama 40 menit tersebut," ujar Valeriia kepada Reuters.

Ilustrasi- penembakan (ANTARA News Sumsel/Ist/18) (ANTARA News Sumsel/Ist/18/) <b>(Antara)</b> Ilustrasi- penembakan (ANTARA News Sumsel/Ist/18) (ANTARA News Sumsel/Ist/18/) (Antara)

Menteri Dalam Negeri Ukraina Ihor Klymenko menyampaikan bahwa pasukan khusus akhirnya menyerbu lokasi setelah pelaku tidak menunjukkan respons. Saat proses penangkapan, pelaku sempat menembaki petugas hingga akhirnya ditembak mati.

"Pria bersenjata itu melepaskan tembakan ke arah petugas polisi saat upaya penangkapannya dan tewas terbunuh," kata Klymenko.

"Dia bertindak secara kacau. Dia mendekati setiap orang... dia menembaki orang-orang dari jarak dekat," ujarnya.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut empat orang yang sebelumnya disandera di dalam supermarket berhasil diselamatkan.

Baca Juga: Satgas Damai Cartenz Olah TKP Penembakan Karyawan Freeport di Area Grasberg

Penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap latar belakang serta motif pelaku.

"Setiap detail harus diperiksa. Penyelidik sedang bekerja dengan beberapa teori," ujar Zelensky.

Zelensky juga mengungkap bahwa pelaku telah lama tinggal di wilayah Donetsk dan memiliki riwayat kriminal. Kravchenko menambahkan bahwa apartemen tempat tinggal pelaku dilaporkan terbakar hampir bersamaan dengan terjadinya serangan.

Meski kepemilikan senjata sipil di Ukraina tergolong tinggi, kasus penembakan massal relatif jarang terjadi. Insiden semacam ini hampir tidak pernah muncul sejak pecahnya perang dengan Rusia pada tahun 2022.

x|close