70 Kapal Misi Global Sumud Siap Tembus Blokade Gaza Bawa 1.000 Relawan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Apr 2026, 05:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi -- Kapal-kapal yang ikut terlibat dalam Global Sumud Flotilla untuk Gaza, Palestina. Ilustrasi -- Kapal-kapal yang ikut terlibat dalam Global Sumud Flotilla untuk Gaza, Palestina. (ANTARA)

Ntvnews.id, Gaza - Armada kemanusiaan Global Sumud Flotilla kembali meluncurkan misi menuju Jalur Gaza dengan skala yang jauh lebih besar dibandingkan sebelumnya.

Sebanyak 70 kapal yang mengangkut hampir 1.000 relawan dari 70 negara dijadwalkan berangkat dari Barcelona, Spanyol, pada Minggu, 12 April 2026. Misi ini bertujuan menembus blokade Israel sekaligus membuka akses bantuan kemanusiaan bagi warga Gaza.

Dilansir dari Anadolu Agency, Senin, 13 April 2026, jumlah partisipasi dalam pelayaran kali ini hampir dua kali lipat dibandingkan misi sebelumnya pada September 2025 yang hanya melibatkan 42 kapal dan 462 relawan.

Juru bicara armada, Pablo Castilla, menyatakan bahwa misi ini membawa pesan politik sekaligus kemanusiaan.

“Tujuan utama inisiatif ini adalah mengutuk keterlibatan internasional dalam situasi di Gaza, menuntut pertanggungjawaban, dan membuka koridor kemanusiaan yang aman melalui laut maupun darat,” ujarnya.

Baca Juga: Aktivis Global Sumud Flotilla Beberkan Diperlakukan Seperti Binatang oleh Tentara Israel

Castilla juga menyoroti berkurangnya perhatian dunia terhadap Gaza di tengah meningkatnya konflik lain di kawasan, termasuk ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran serta serangan Israel di Lebanon.

“Israel terus memperketat blokade, membatasi bantuan, serta memperluas permukiman dan penyitaan lahan,” katanya.

Penyelenggara menyebut seluruh rangkaian misi telah disusun sesuai dengan hukum internasional, melalui koordinasi dengan organisasi masyarakat sipil Palestina, pakar hukum, serta ahli keamanan maritim.

Arsip - Armada kapal mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla ke Jalur Gaza. (ANTARA/Anadolu/py/am) <b>(Antara)</b> Arsip - Armada kapal mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla ke Jalur Gaza. (ANTARA/Anadolu/py/am) (Antara)

Misi tahun ini juga mendapat dukungan dari sejumlah organisasi internasional seperti Greenpeace dan Open Arms, serta pemerintah kota Barcelona.

Meski demikian, ancaman pencegatan militer masih menjadi tantangan utama. Pada misi sebelumnya, armada relawan dihentikan oleh angkatan laut Israel di perairan internasional sekitar 70 mil laut dari Gaza.

Baca Juga: Gelombang Protes Menggema di Seluruh Dunia Kecam Israel Cegat Armada Global Sumud

Saat itu, pasukan Israel naik ke kapal, memutus komunikasi, serta mengganggu sinyal darurat dan siaran langsung, sebelum menahan para relawan dan membawa mereka ke wilayah Israel.

Misi terbaru ini kembali menjadi ujian bagi upaya masyarakat sipil internasional dalam menyalurkan bantuan ke Gaza di tengah konflik yang masih berlangsung.

TERKINI

Load More
x|close