Qodari: Prabowo adalah Figur Unik, Miliki Hubungan Baik dengan Kekuatan Besar Adidaya

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 31 Mei 2026, 16:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Ramses Manurung
Editor
Bagikan
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari menilai Presiden Prabowo Subianto memiliki posisi yang istimewa dalam kancah hubungan internasional karena mampu membangun kedekatan dengan sejumlah pemimpin dunia dari negara-negara besar.

Dalam konferensi pers terkait persiapan operasional PT Danantara Sumberdaya Indonesia di Jakarta, Minggu, 31 Mei 2026, Qodari menyebut Prabowo memiliki hubungan yang baik dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Amerika Serikat Donald Trump, serta Presiden China Xi Jinping.

"Bapak Presiden Prabowo adalah figur yang unik, mungkin satu-satunya di dunia yang bisa memiliki hubungan yang sangat baik dengan kekuatan-kekuatan besar adidaya, beliau punya hubungan yang baik dengan Presiden Putin dari Rusia, dengan Presiden Donald Trump dari AS maupun dengan Xi Jinping dari RRC," kata Qodari.

Baca Juga: Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu Wafat di Usia 76 Tahun

Menurutnya, hubungan yang terjalin dengan para pemimpin negara besar tersebut memberikan keuntungan bagi Indonesia, baik dalam menghadapi situasi global saat ini maupun dalam memperjuangkan kepentingan nasional ke depan.

"Semua ini tentu kita merasakan manfaatnya dalam konteks situasi dan kondisi pada hari ini maupun pada konteks masa depan," ujarnya.

Qodari menambahkan, kedekatan personal antara Prabowo dan sejumlah kepala negara menjadi aset penting yang dapat memperkuat hubungan kerja sama antarnegara.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari <b>(NTVnews)</b> Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari (NTVnews)

Ia menjelaskan bahwa hubungan personal para pemimpin dunia merupakan bentuk modal sosial yang bernilai strategis, selain modal ekonomi dan politik, dalam membangun kemitraan serta kolaborasi yang saling menguntungkan.

"Kita tahu bahwa modal sosial itu tidak kalah pentingnya dibandingkan dengan modal-modal yang lain, baik itu modal ekonomi maupun modal politik dalam hal membangun hubungan baik dan kerja sama antar negara,"jelasnya.

Lebih lanjut, Qodari berharap modal sosial yang dimiliki Presiden Prabowo di tingkat internasional dapat semakin memperkuat posisi Indonesia dalam memperluas hubungan diplomatik, meningkatkan perdagangan dan investasi, serta memperdalam berbagai kerja sama strategis dengan negara-negara mitra di dunia.

x|close