Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Apr 2026, 22:41
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Penulis & Editor
Bagikan
Sejumlah kendaraan pemudik melaju saat penerapan skema satu arah di Jalan Tol Trans Jawa ruas Semarang-Batang KM 414, Semarang, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (24/3/2026). PT Jasamarga Transjawa Tol bersama Korlantas Polri memberlakukan skema satu ara Sejumlah kendaraan pemudik melaju saat penerapan skema satu arah di Jalan Tol Trans Jawa ruas Semarang-Batang KM 414, Semarang, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (24/3/2026). PT Jasamarga Transjawa Tol bersama Korlantas Polri memberlakukan skema satu ara (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Mayoritas masyarakat menilai lalu lintas selama arus mudik Lebaran 2026 berlangsung lancar dan tingkat kecelakaan mengalami penurunan. Temuan ini tercermin dalam hasil survei nasional Indikator Politik Indonesia yang dirilis hari ini.

Berdasarkan survei tersebut, sekitar 81 persen responden menilai pengaturan lalu lintas selama mudik tahun ini lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, 79,8 persen responden menyatakan setuju bahwa tingkat kecelakaan lalu lintas selama periode mudik 2026 mengalami penurunan.

“Di kalangan semua responden 81% yang mengatakan tahun ini lebih baik dibanding tahun lalu. Kemudian khusus mereka yang mudik memberikan evaluasi lebih tinggi,” kata Founder dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, saat memaparkan hasil rilisnya, Selasa, 7 April 2026.

Karena pengaturan lalu lintasnya maksimal, lanjut Burhan, masyarakat juga menilai angka kecelakaan lalu lintas turun dibanding musim mudik tahun lalu. Sebanyak 79,8 persen dari seluruh responden setuju bahwa tingkat kecelakaan menurun.

“Bahwa tingkat kecelakaan lalu lintas, baik yang ringan maupun yang sedang hingga yang fatal. Fatal adalah pengertian sampai meninggal dunia, itu mengalami penurunan,” sambungnya.

Burhan menyatakan, secara umum dari berbagai indikator yang dipakai untuk mengukur tingkat kepuasan atas penyelenggaraan mudik, menunjukkan penyelenggaraan mudik tahun ini berjalan efektif.

“Kita menemukan data yang konsisten, temuan yang konsisten bahwa penyelenggaraan mudik yang dilakukan oleh pemerintah maupun instansi terkait itu relatif dihargai atau diapresiasi oleh publik,” ujarnya.

Ia menambahkan, terdapat pola menarik di mana pemudik yang mengalami langsung perjalanan mudik justru memberikan penilaian lebih positif dibanding masyarakat secara umum.

“Ini mengindikasikan bahwa pengalaman faktual di lapangan relatif lebih baik dibanding persepsi yang terbentuk dari media. Meski demikian, kami tetap mencatat ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki, terutama terkait kondisi infrastruktur jalan,” tambahnya.

Survei ini dilakukan pada 29 Maret hingga 4 April 2026 dengan melibatkan 1.200 responden di seluruh Indonesia melalui metode wawancara tatap muka. Survei ini memiliki margin of error ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Temuan ini menunjukkan bahwa berbagai upaya pemerintah dan instansi terkait dalam mengelola arus mudik, mulai dari rekayasa lalu lintas, pengamanan, hingga penyediaan layanan publik, mendapatkan apresiasi luas dari masyarakat, meski masih terdapat ruang perbaikan di sejumlah sektor.

x|close