Sinagoge di Teheran Hancur Total dalam Serangan AS-Israel, Belasan Orang Tewas

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Apr 2026, 20:54
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Penulis & Editor
Bagikan
Para pekerja membersihkan puing-puing di kompleks Universitas Teknologi Sharif di Teheran, yang menurut otoritas Iran menjadi sasaran serangan AS-Israel pada Senin dini hari, di Teheran, Iran, Senin, 6 April 2026. Para pekerja membersihkan puing-puing di kompleks Universitas Teknologi Sharif di Teheran, yang menurut otoritas Iran menjadi sasaran serangan AS-Israel pada Senin dini hari, di Teheran, Iran, Senin, 6 April 2026. (AP)

Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah sinagoge di Teheran dilaporkan hancur sepenuhnya akibat serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel, sebagaimana diberitakan media Iran. Dalam rangkaian serangan yang terjadi sepanjang malam di berbagai wilayah Iran, lebih dari sepuluh orang dilaporkan meninggal dunia.

Surat kabar Shargh pada Selasa, 7 April 2026 mengungkapkan, “Berdasarkan informasi awal, Sinagoge Rafi-Nia … hancur total dalam serangan pagi ini.”

Kantor berita semi-resmi Iran, Mehr, menyebut bahwa kehancuran sinagoge tersebut terjadi setelah sebuah bangunan hunian yang berada di dekatnya di pusat Teheran menjadi target serangan.

Rekaman dari lokasi memperlihatkan petugas pertahanan sipil berada di antara reruntuhan, sementara sejumlah buku berbahasa Ibrani terlihat berserakan di tanah.

Dilansir dari Al Jazeera, laporan juga menyebutkan bahwa kondisi jalan yang sempit di sekitar lokasi membuat dampak serangan meluas. Bagian luar dan dalam bangunan di sekitar area tersebut dilaporkan mengalami “kerusakan parah”. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai korban jiwa dari lokasi sinagoge tersebut.

Dalam video yang diunggah melalui Telegram oleh IRIB News, media resmi Iran, perwakilan komunitas Yahudi di Majelis Permusyawaratan Islam Iran, Homayoun Sameh, menyampaikan, “rezim Zionis tidak menunjukkan belas kasihan terhadap komunitas ini selama hari-hari raya Yahudi dan menargetkan salah satu sinagoge kuno dan suci kami.

“Sayangnya, dalam serangan ini, bangunan sinagoge hancur total dan gulungan Torah kami tertimbun di bawah puing-puing,” ujarnya.

Yudaisme sendiri merupakan salah satu agama minoritas yang diakui secara resmi di Iran. Meski demikian, jumlah komunitas Yahudi di negara tersebut tergolong kecil, terutama setelah banyak anggotanya meninggalkan Iran pasca Revolusi Islam 1979.

Meski tidak ada data resmi yang dipublikasikan, jumlah warga Yahudi di Iran diperkirakan hanya beberapa ribu orang. Shargh menyebut sinagoge tersebut sebagai “salah satu tempat paling penting bagi komunitas Yahudi Khorasan untuk berkumpul dan merayakan”, merujuk pada wilayah di timur laut Iran.

Serangan terhadap sinagoge ini menjadi bagian dari gelombang serangan AS-Israel yang terjadi dalam satu malam. Media lokal melaporkan sedikitnya 15 orang tewas dalam insiden tersebut di berbagai wilayah Iran.

Mehr juga melaporkan bahwa enam jenazah berhasil dievakuasi dari bawah reruntuhan bangunan di kota Pardis, yang terletak di sebelah timur Teheran.

Sementara itu, pejabat setempat menyebutkan bahwa sembilan orang tewas dalam serangan udara Israel yang menyasar kawasan permukiman di Shahriar, yang berada di bagian barat Provinsi Teheran.

 
x|close