Kronologi Penemuan Jasad Pegawai Ayam Geprek Tanpa Tangan dan Kaki dalam Freezer di Bekasi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Mar 2026, 09:08
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Mayat Pegawai Ayam Geprek dalam Freezer di Bekasi Mayat Pegawai Ayam Geprek dalam Freezer di Bekasi (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Penemuan jasad seorang pegawai ayam geprek dalam kondisi mengenaskan di dalam freezer di Bekasi bermula dari kecurigaan pemilik usaha saat memeriksa kiosnya yang ditinggal mudik karyawan.

AL, pemilik usaha ayam geprek di Perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menjelaskan bahwa korban adalah Bedul (45), seorang pekerja lepas yang juga merangkap sebagai petugas keamanan di lokasi tersebut.

Peristiwa ini terungkap pada Sabtu (28/3/2026), ketika AL datang ke kiosnya untuk memastikan kondisi tempat usaha yang kosong karena seluruh karyawan pulang kampung menjelang Lebaran. Saat tiba, ia tidak langsung masuk, melainkan terlebih dahulu mengintip ke dalam melalui celah pintu.

Dari celah tersebut, ia melihat sesuatu yang dianggap tidak wajar di dalam freezer. Rasa curiga itu mendorongnya untuk membuka mesin pembeku makanan tersebut. Saat itulah ia menemukan jasad korban yang sudah terbungkus kain dan plastik.

Baca Juga: Pasutri Dilaporkan Hilang Terseret Banjir di Cipanas

"Saya datang ke sini karena karyawan pada mudik semua. Pas saya cek dan intip dari celah, saya lihat ada yang mencurigakan. Waktu freezer dibuka, ternyata korban sudah terbungkus kain dan plastik di dalamnya," ujar AL, Minggu (29/3), seperti dikutip Antara.

Setelah memastikan temuan tersebut, AL segera memberi tahu warga sekitar dan melaporkannya ke pihak kepolisian. Aparat dari Polsek Serang Baru dan Polres Metro Bekasi kemudian datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dalam pemeriksaan awal, AL juga menyadari adanya sejumlah kejanggalan lain. Selain penemuan jasad korban, beberapa barang milik operasional usaha dilaporkan hilang, termasuk dua sepeda motor yang biasa digunakan oleh korban dan satu karyawan lainnya.

"Dua sepeda motor yang biasa digunakan oleh korban dan satu karyawan lain hilang. Itu motor operasional," kata dia.

Baca Juga: 2,77 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek Saat Arus Balik Lebaran 2026

Meski begitu, AL belum dapat memastikan apakah hilangnya kendaraan tersebut berkaitan langsung dengan kematian korban. Ia juga mengungkapkan bahwa sejak Jumat (27/3), para karyawan tidak bisa dihubungi.

"Karyawan (tetap) saya ada dua, laki-laki usia 28 tahun dan 24 tahun, tapi motor tidak di kios itu. Saya tidak tahu di mana, karyawan juga tidak bisa ditelepon, di chat whatsapp juga ceklis satu," ujar dia.

"Saya tidak bisa menduga atau menyimpulkan juga ada kaitan atau tidak antara sepeda motor hilang dan penemuan jenazah, saya serahkan ke polisi saja". ujarnya

Untuk mendalami kasus ini, Tim Identifikasi Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Minggu (29/3) turut mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP lanjutan bersama jajaran Polres Metro Bekasi.

x|close