Profil Kajari Karo Danke Rajagukguk yang Diamankan Kejagung, Harta Kekayaan Minus Rp140 Juta

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Apr 2026, 10:41
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Kejari Karo Danke Rajagukguk saat rapat dengan Komisi III DPR RI. Kejari Karo Danke Rajagukguk saat rapat dengan Komisi III DPR RI. (YouTube TVR Parlemen)

Ntvnews.id, Jakarta - Danke Rajagukguk dikenal sebagai salah satu jaksa yang meniti karier panjang di lingkungan kejaksaan, khususnya di wilayah Sumatera Utara. Namanya kini menjadi perhatian publik setelah ia diamankan dan dimintai klarifikasi oleh Kejaksaan Agung terkait penanganan perkara dugaan korupsi videografer Amsal Sitepu.

Hingga saat ini, proses klarifikasi tersebut masih berlangsung dan belum menghasilkan keputusan resmi. Nah, untuk mengenal Danke, berikut ulasan selengkapnya.

Profil Danke Rajagukguk

Perjalanan karier Danke dimulai sejak ia diterima sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) pada 2007. Dua tahun kemudian, ia melanjutkan pendidikan jaksa pada 2009. Lulusan Fakultas Hukum Universitas HKBP Nommensen Medan ini kemudian menjalani berbagai penugasan di sejumlah daerah.

Baca Juga: IHSG Awal Pekan Melemah, Nilai Tukar Rupiah Nyaris Tembus Rp17 Ribu

Dalam perjalanan profesionalnya, Danke pernah bertugas sebagai jaksa di Kejaksaan Negeri Simalungun dan Kejaksaan Negeri Pematangsiantar. Ia juga sempat mengemban tugas di Kejaksaan Negeri Subang, Jawa Barat. Pengalamannya semakin luas ketika dipercaya bertugas di Gedung Bundar Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung.

Kariernya terus berkembang hingga akhirnya ia dipercaya menduduki posisi Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat di Pontianak. Puncak kariernya di daerah terjadi pada 2025, ketika ia ditunjuk sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Karo melalui Surat Keputusan Nomor Kep V-1425 Tahun 2025 tertanggal 13 Oktober 2025.

Dalam jabatan tersebut, Danke menggantikan Darwis Burhansyah yang dipromosikan sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Perak, Jawa Timur. Ia kemudian resmi dilantik sebagai Kajari Karo pada 5 November 2025 oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Harli Siregar.

Namun, di tengah masa jabatannya, Danke menghadapi proses klarifikasi oleh Kejaksaan Agung. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh pihak institusi.

“Benar sudah diamankan oleh tim Intelijen Kejaksaan Agung,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Anang Supriatna kepada wartawan, Minggu (5/3).

Tidak hanya Danke, sejumlah pihak lain yang terlibat dalam penanganan perkara tersebut juga turut dimintai klarifikasi, termasuk pejabat di bidang tindak pidana khusus dan jaksa penuntut umum.

Baca Juga: Pekerja Tewas Terkapar di area Pergudangan kawasan Tangerang

“Yang jelas terhadap mereka nantinya akan dilakukan klarifikasi apakah penanganan perkara sudah profesional atau tidak nanti kita tunggu hasil klarifikasi dan akan kami kabari. Tentunya dalam hal ini kami butuh waktu dan kita tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian tetap menjunjung asas praduga tidak bersalah,” papar dia.

Sampai saat ini, Danke belum memberikan pernyataan terkait proses yang sedang dijalaninya tersebut.

Harta Kekayaan Minus

Dari sisi kekayaan, laporan LHKPN tahun 2025 yang disampaikan ke KPK per 3 Maret 2026 mencatat total harta Danke sebesar Rp 678.100.000. Aset tersebut terdiri dari sebidang tanah seluas 6.400 meter persegi di Kabupaten Simalungun senilai Rp 192.000.000, serta dua kendaraan berupa Suzuki Grand Vitara tahun 2000 senilai Rp 240.000.000 dan Mazda 2 tahun 2010 senilai Rp 230.000.000.

Selain itu, ia juga melaporkan harta bergerak lainnya sebesar Rp 5.000.000 serta kas dan setara kas senilai Rp 11.100.000. Namun, dalam laporan yang sama, Danke tercatat memiliki utang sebesar Rp 818.500.000. Dengan demikian, total kekayaannya setelah dikurangi kewajiban tersebut berada pada posisi minus Rp 140.400.000.

Profil Danke Rajagukguk mencerminkan perjalanan karier panjang di institusi kejaksaan, yang kini tengah diuji melalui proses klarifikasi yang masih berlangsung di tingkat pusat.

x|close