Lagi-lagi Israel Gempur Ibu Kota Lebanon

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Apr 2026, 08:25
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Arsip foto - Bendera nasional Lebanon (kanan) dan bendera Hizbullah. Furkan Güldemir. ANTARA/Anadolu Agency/pri. Arsip foto - Bendera nasional Lebanon (kanan) dan bendera Hizbullah. Furkan Güldemir. ANTARA/Anadolu Agency/pri. (Istimewa)

Ntvnews.id, Beirut - Militer Israel melancarkan serangan udara ke ibu kota Lebanon, Beirut, di tengah konflik yang masih terus berlangsung di kawasan.

Dalam pernyataan resminya yang dikutip dari TRT World, Minggu, 5 April 2026, militer Israel menyebut serangan tersebut menyasar infrastruktur Hizbullah di Beirut.

Media lokal Lebanon melaporkan jet tempur Israel melakukan serangan berulang ke kawasan Dahiyeh di Beirut bagian selatan, dengan suara ledakan keras terdengar di berbagai penjuru kota.

Kepulan asap tebal juga terlihat membumbung tinggi dari titik-titik yang menjadi target serangan.

Selain itu, laporan menyebutkan Israel turut melancarkan serangan drone ke sebuah pelabuhan di kota Tyre, yang mengakibatkan satu orang tewas.

Baca Juga: Menlu: Negara Berduka, Tiga Kusuma Bangsa Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon

Sebelumnya, militer Israel juga menghancurkan dua jembatan di Sungai Litani yang menghubungkan wilayah Sohmor dan Machghara di Bekaa Barat, sebagaimana dilaporkan kantor berita nasional Lebanon.

Israel diketahui terus menggencarkan serangan udara ke Lebanon sejak 2 Maret dan telah memulai operasi darat di wilayah selatan negara tersebut.

Kementerian Kesehatan Lebanon mencatat jumlah korban jiwa akibat serangan Israel sejak awal Maret telah mencapai 1.368 orang, sementara 4.138 lainnya mengalami luka-luka.

Pemerintah Lebanon juga menyatakan jumlah warga yang mengungsi kini telah melampaui 1,16 juta orang.

x|close