Sejumlah Kapal Perang Rusia Bersandar di Tanjung Priok, Ada Apa?

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Apr 2026, 14:58
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Kapal Perang Rusia Bersandar di Tanjung Priuk Kapal Perang Rusia Bersandar di Tanjung Priuk (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Sejumlah kapal perang milik Armada Pasifik Angkatan Laut Federasi Rusia bersandar di Dermaga IKT Eks Presiden, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (31/3/2026). Kedatangan armada ini menjadi bagian dari agenda latihan bersama dengan TNI Angkatan Laut (TNI AL).

Adapun kapal yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari korvet Gromky-335, kapal selam Petropavlovsk-Kamchatsky B-274, serta kapal tunda laut Andrey Stepanov. Ketiganya sebelumnya telah tiba di perairan Tanjung Priok sejak Minggu (29/3).

Kehadiran armada Rusia tersebut disambut melalui upacara resmi yang dihadiri Panglima Komando Armada III TNI AL Brigadir Jenderal Dian Suryansyah, serta Wakil Komandan Pasukan dan Angkatan Laut Armada Pasifik Rusia Laksamana Muda Evgeny Myasoedov.

Baca Juga: Saham BBCA Ambles ke 6.450, Terendah dalam Hampir 5 Tahun

Kedutaan Besar Rusia di Jakarta menyatakan bahwa kerja sama antara kedua angkatan laut telah terjalin dalam waktu yang lama dan akan terus diperkuat.

"Kedua pihak menegaskan hubungan kerja sama di bidang Angkatan Laut yang telah terjalin lama dan berkomitmen untuk terus memperkuat interaksi demi menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan Asia-Pasifik," jelas Kedutaaan Besar Rusia di Jakarta dalam sebuah pernyataan di media sosialnya.

Dalam beberapa hari ke depan, kedua pihak dijadwalkan melaksanakan berbagai latihan bersama, termasuk manuver dan komunikasi di laut.

Baca Juga: Pramono Halalbihalal Bareng Warga Menteng

Selain itu, Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama TNI Tunggul menyebutkan bahwa kegiatan ini juga mencakup passing exercise atau latihan taktis antara unsur kapal perang TNI AL dengan gugus tugas Rusia.

Kerja sama tersebut tidak hanya difokuskan pada latihan operasional, tetapi juga mencakup pertukaran teknis serta peningkatan hubungan profesional antara personel kedua angkatan laut.

Rencananya, seluruh kapal perang Rusia tersebut akan meninggalkan perairan Indonesia pada 2 April 2026 setelah rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan.

x|close