Susul Iran, Yaman Nyatakan Perang terhadap AS-Israel

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Mar 2026, 06:30
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Arsip foto - Seorang pengunjuk rasa memegang model rudal Houthi selama protes terhadap serangan Israel yang terus berlanjut di Jalur Gaza serta sanksi yang dipimpin AS terhadap kelompok Houthi di Sanaa, Yaman (16/2/2024). ANTARA/Xinhua/Mohammed Moham Arsip foto - Seorang pengunjuk rasa memegang model rudal Houthi selama protes terhadap serangan Israel yang terus berlanjut di Jalur Gaza serta sanksi yang dipimpin AS terhadap kelompok Houthi di Sanaa, Yaman (16/2/2024). ANTARA/Xinhua/Mohammed Moham (Antara)

Ntvnews.id, Sana'a - Angkatan Bersenjata Yaman secara resmi mengumumkan keterlibatan dalam pertempuran terbuka melawan Amerika Serikat dan Israel. Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap Iran serta kelompok poros perlawanan di Lebanon, Irak, dan Palestina.

Dalam pengumuman resmi pada Sabtu, 28 Maret 2026, otoritas militer Yaman menegaskan bahwa langkah intervensi militer langsung ini diambil sebagai respons atas agresi yang mereka nilai dilakukan oleh aliansi AS-Israel terhadap warga sipil dan infrastruktur penting.

Yaman menilai eskalasi kekerasan di Iran, Lebanon, Irak, dan Palestina telah mencapai titik yang membutuhkan respons kolektif yang tegas.

Baca Juga: Menlu Iran: Lebih dari 600 Sekolah Rusak di Tengah Serangan AS-Israel

Juru bicara militer Yaman, Yahya Saree, menyampaikan bahwa pihaknya telah melaksanakan operasi militer pertama sebagai tindak lanjut dari deklarasi tersebut. Dalam operasi itu, Yaman meluncurkan sejumlah rudal balistik yang menargetkan objek militer strategis Israel di wilayah selatan Palestina yang diduduki.

"Sebagai implementasi dari pernyataan intervensi militer langsung untuk membantu Republik Islam Iran serta front perlawanan di Lebanon, Irak, dan Palestina, Angkatan Bersenjata Yaman telah melaksanakan operasi militer pertama dengan meluncurkan rudal balistik ke sasaran militer sensitif musuh Israel di selatan Palestina," tegas Yahya Saree dalam pernyataan resminya.

Ia juga menambahkan bahwa serangan tersebut dilakukan secara terkoordinasi dengan operasi militer yang dijalankan oleh pasukan Iran serta kelompok Hezbollah di Lebanon. Menurut klaim pihak Yaman, serangan itu berhasil mencapai target yang telah ditentukan.

TERKINI

Pria Lansia Dilaporkan Hilang di Buton Selatan

Viral Senin, 30 Mar 2026 | 08:30 WIB

Trump Kembali Kelakar Sebut Kuba Bisa Jadi Target Berikutnya

Luar Negeri Senin, 30 Mar 2026 | 08:00 WIB

Iran Klaim Gempur Target Strategis di Haifa Israel

Luar Negeri Senin, 30 Mar 2026 | 07:40 WIB

Iran Ancam Targetkan Kampus AS yang Ada di Timur Tengah

Luar Negeri Senin, 30 Mar 2026 | 07:35 WIB

Beragam Tunturan Warga AS dalam Aksi ‘No Kings’

Luar Negeri Senin, 30 Mar 2026 | 07:00 WIB

Susul Iran, Yaman Nyatakan Perang terhadap AS-Israel

Luar Negeri Senin, 30 Mar 2026 | 06:30 WIB
Load More
x|close