Ntvnews.id
Ia menjelaskan bahwa terdapat penyesuaian waktu pelaksanaan agar masyarakat tetap memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri menyambut salat Idul Fitri.
“Car Free Night akan berlaku dari jam 8 sampai jam 10 malam. Kemarin, rencana mau kita mulai jam 10 malam, cuma kalau jam 10 terlalu lama sampai jam 12 kan, sehingga untuk persiapan salat id-nya akan terkendala,” kata Rano saat dijumpai di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa 17 Maret 2026.
Kegiatan Car Free Night tersebut akan berlangsung selama dua jam dan diisi dengan berbagai agenda, seperti pawai obor serta Festival Bedug yang melibatkan masyarakat.
Baca Juga: Pramono: Car Free Night Malam Takbiran Tunggu Hasil Sidang Isbat
Namun demikian, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan ini masih menunggu hasil sidang isbat untuk penentuan waktu malam takbiran.
“Untuk Car Free Night, memang ada dilema sedikit, karena sidang isbatnya itu kan apakah dilakukan tanggal 19 atau 20, kami sedang menunggu itu. Mudah-mudahan seperti yang diperkirakan,” ungkap Pramono.
Rencananya, kegiatan akan dipusatkan di sepanjang Jalan Sudirman–Thamrin.
Baca Juga: Car Free Night di Jakarta Tunggu Sidang Isbat
Selama acara berlangsung, kendaraan pribadi tidak diperkenankan melintas di kawasan tersebut.
Meski demikian, layanan transportasi umum seperti Transjakarta tetap beroperasi untuk memudahkan masyarakat yang ingin menghadiri kegiatan tersebut.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap masyarakat dapat menikmati malam takbiran dengan penuh suka cita melalui kegiatan yang aman dan tertib.
(Sumber: Antara)
Ilustrasi - Sejumlah warga berjalan saat acara Car Free Night di Jalan MH. Thamrin, Jakarta. ANTARA FOTO/Aditya Nugroho/app/foc/am. (Antara)