Ntvnews.id
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa kebijakan ini diterapkan menyusul peningkatan volume kendaraan, khususnya di ruas tol menuju Trans Jawa.
“Kondisi arus lalu lintas, khususnya di jalan tol menuju Trans Jawa, ada peningkatan yang cukup lumayan. Oleh sebab itu, hasil analisis dan koordinasi dengan stakeholder, Pak Menteri dan Dirut Jasa Marga, kami akan melakukan sosialisasi one way sepenggal tahap pertama di wilayah one way nasional, yaitu dari KM 70 sampai KM 263,” katanya.
Baca Juga: Bakom: Perbaikan Jalur Pantura dan Tol Trans Jawa Dipercepat Jelang Mudik 2026
Penerapan sistem satu arah ini akan mencakup ruas tol dari KM 70 hingga KM 263. Sebelum diberlakukan, petugas melakukan pengecekan di sejumlah titik, termasuk rest area, guna memastikan kesiapan jalur.
“Setelah di-clearance, pada jam 15.00 WIB akan kami lakukan one way dari kilometer 70 sampai dengan 263,” imbuhnya.
Diharapkan, rekayasa lalu lintas ini dapat memperlancar perjalanan para pemudik dan mempercepat waktu tempuh menuju wilayah Trans Jawa.
Baca Juga: AHY Pastikan Sarana Mudik Lebaran 2026 Siap Digunakan
Sebelumnya, Korlantas juga telah merencanakan penerapan sistem one way nasional pada Rabu 18 Maret 2026, yang bertepatan dengan hari keenam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.
Kebijakan tersebut diambil karena puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 18 Maret.
“Jadi, tanggal 18 Maret itu nanti antara jam 10.00 sampai jam 12.00 akan kita berlakukan one way nasional arus mudik,” katanya.
(Sumber: Antara)
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyapa pemudik saat meninjau Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Jawa Tengah, Senin 16 Maret 2026. ANTARA/HO-Korlantas Polri/am. (Antara)