4 Orang Tewas Tertimbun Longsoran Gunungan Sampah di TPA Bantargebang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Mar 2026, 09:58
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Longsor Sampah di Bantar Gebang Longsor Sampah di Bantar Gebang (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Jumlah korban tewas akibat longsoran gunungan sampah di zona 4 Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, bertambah menjadi empat orang. Para korban berasal dari berbagai latar belakang pekerjaan, mulai dari pedagang hingga sopir truk yang sedang beraktivitas di lokasi.

"Korban meninggal dunia masing-masing berinisial S (60) seorang pedagang kopi di lokasi, EW (26) pemulung, DS (22) sopir truk asal Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, dan IS (40) yang juga bekerja sebagai sopir truk," kata Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Kusumo Wahyu Bintoro dalam keterangannya, dilansir Antara, Senin (9/3/2026).

Selain empat korban meninggal dunia, dua orang lainnya dilaporkan selamat. Keduanya merupakan sopir truk yang berada di sekitar lokasi saat kejadian, yakni J dan R.

Baca Juga: Politikus Inggris Tuding Israel Tutupi Kehancruan Tel Aviv, Sebut 1.000 Kematian Warga AS Dirahasiakan

Peristiwa longsor terjadi di kawasan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) DKI Jakarta zona 4C, RT 004 RW 004, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, pada Minggu. Gunungan sampah yang runtuh menutup akses jalan di area TPST serta menimpa sebuah warung kopi dan beberapa truk sampah yang tengah beroperasi.

Polisi menduga masih ada korban lain yang tertimbun longsoran sampah tersebut. Berdasarkan data sementara, jumlah korban yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 10 orang, terdiri dari lima sopir truk sampah dan lima warga sekitar yang beraktivitas sebagai pemulung.

Kejadian ini pertama kali diketahui oleh seorang petugas keamanan yang sedang melakukan kontrol di area TPST setelah beristirahat di sebuah warung kopi. Ia mendengar teriakan warga yang mengabarkan adanya longsor. Saat melihat ke arah sumber suara, saksi mendapati gunungan sampah tiba-tiba runtuh, menutup akses jalan dan menimpa warung serta sejumlah truk sampah.

Informasi tersebut kemudian segera disebarkan melalui grup komunikasi keamanan TPST. Petugas yang menerima laporan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal.

Baca Juga: Helikopter Pengangkut Pejabat Polisi Amblas di Lapangan Plaza Pemkab Bekasi

Polsek Bantargebang yang menerima informasi kejadian juga segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan, pendataan korban, serta membantu proses evakuasi. Hingga kini, pencarian korban masih terus dilakukan dengan menggunakan alat berat berupa ekskavator.

Proses evakuasi melibatkan berbagai unsur, antara lain TNI dan Polri, BPBD Kota Bekasi dan BPBD DKI Jakarta, Basarnas Kota Bekasi, Dinas Lingkungan Hidup, Damkar Kota Bekasi, PMI, relawan, serta aparat Kecamatan Bantargebang dan Kelurahan Sumur Batu.

Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Asep Edi Suheri bersama Wakapolda Metro Jaya Brigjen Polisi Dekananto Eko Purwono juga mendatangi lokasi kejadian untuk meninjau langsung proses evakuasi. Keduanya memastikan penanganan korban dilakukan secara maksimal dan mengarahkan personel gabungan agar fokus pada pencarian korban yang diduga masih tertimbun.

Sementara itu, kerugian materi akibat peristiwa longsor tersebut masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang. Kepolisian juga masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kejadian.

Berikut data korban dalam peristiwa longsoran di TPST Bantargebang:

Korban selamat

  • Setiabudi (L)
  • Johan (L)

Korban meninggal dunia

  • Enda Widayanti (P/25) (pemilik warung)
  • Sumine (P/60) (pemilik warung)
  • Dedi Sutrisno (L) (sopir truk)
  • Irwan Suprihatin (L) (sopir truk)

x|close