Dapat Becak Listrik, Penarik Lansia Blitar Girang: Pak Prabowo Bapak Kulo

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Mar 2026, 15:31
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Penerima Bantuan Becak dari Prabowo Penerima Bantuan Becak dari Prabowo (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - Paimin (62) sudah sekitar 25 tahun menarik becak pancal di Kabupaten Blitar. Setiap hari ia mengandalkan tenaga kaki untuk mengayuh becaknya menyusuri jalan dan pasar demi mencari penumpang. Namun pekerjaan itu bukan perkara ringan, terutama di usia yang tidak lagi muda. Tubuhnya sering terasa lelah setelah seharian bekerja.

“Enggih sikil (kaki), awak, napas. Enggih kesel payah,” ujar Paimin menggambarkan rasa lelah pada kaki dan tubuhnya saat masih mengayuh becak pancal, usai pembagian becak listrik di depan pendopo kabupaten Blitar, Sabtu (7/3).

Penghasilan yang ia dapatkan pun tidak menentu. Dalam sehari, ia biasanya hanya memperoleh sekitar Rp30 ribu. Baginya, penghasilan tersebut kerap tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Enggih boten,” katanya.

Kini Paimin merasakan perubahan setelah mendapatkan bantuan becak listrik. Dengan kendaraan itu, ia tidak lagi harus mengayuh becak dengan tenaga penuh seperti sebelumnya. “Adoh sekecane pak (jauh bedanya). Enggih penakan iki lah. Alhamdulillah angsal ini saking bapak Prabowo,” ujarnya.

Baca Juga: Istri Vidi Aldiano Sheila Dara Tampak Terpukul di Pemakaman

Paimin mengaku sangat bersyukur mendapatkan bantuan tersebut. Ia menyebut Presiden Prabowo Subianto sebagai sosok yang ia hormati. “Angsal becak listrik saking Pak Presiden Prabowo. Bapak kulo,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Rohani (75), penarik becak lainnya di Blitar. Selama sekitar 15 tahun ia mengayuh becak pancal untuk mencari nafkah. Menurut Rohani, becak pancal terasa sangat berat untuk dikayuh, apalagi di usia yang semakin lanjut.

“Becak pancal sing dirasake kentole atos. Kesel, boyoke keju,” ujarnya, menggambarkan rasa lelah dan sakit pada punggung setelah bekerja.

Penghasilan yang ia peroleh juga tidak besar. Dalam sehari ia hanya bisa mendapatkan sekitar Rp20 ribu karena kondisi pasar yang semakin sepi. “Penghasilane ra sepiro. Saiki sepi kabeh pasare,” katanya.

Setelah mendapatkan becak listrik, Rohani mengaku pekerjaannya menjadi jauh lebih ringan. “Yo lumayan enteng iki mas. Ra sah dipancal kan ngeringane bahu,” ujarnya.

Rohani juga menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang ia terima. “Alhamdulillah Pak Prabowo matur sembah nuwun. Hadiahi becak,” katanya.

Baca Juga: Banjir Jakarta Meluas, 148 RT dan 20 Ruas Jalan Tergenang Usai Hujan Deras Semalaman

Ia berharap bantuan tersebut dapat membawa keberkahan bagi usahanya mencari nafkah setiap hari.
“Dungane selamat, panjang umur. Mugo-mugo iso barokahe anggen kulo nyambut damel ben dino (berkah untuk ia bekerja setiap hari),” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan, mengingatkan bahwa bantuan becak listrik tersebut diberikan untuk membantu meningkatkan taraf ekonomi para penarik becak, bukan untuk dijual atau diuangkan secara instan.

Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal agar para penarik becak dapat bekerja dengan lebih ringan sekaligus meningkatkan penghasilan mereka.

Bagi para penarik becak lansia di Blitar, bantuan becak listrik tidak sekadar alat transportasi baru. Kendaraan itu menjadi harapan agar mereka tetap bisa bekerja dengan lebih ringan di usia senja.

x|close