Anggota Polisi Diserang Geng Motor di Kota Serang, Sempat Dipukul Besi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Mar 2026, 10:27
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Ilustrasi Polisi Tahan Demo di Kwitang Ilustrasi Polisi Tahan Demo di Kwitang (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Seorang anggota kepolisian yang bertugas di Polda Banten, Teguh Ambita Maulana, menjadi korban aksi kekerasan yang diduga dilakukan oleh kelompok geng motor remaja di Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Banten. Dalam kejadian tersebut, Teguh sempat diserang menggunakan besi yang diduga sebagai senjata tajam.

Kapolsek Walantaka AKP Dulhak menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Saat kejadian, Teguh sedang mengendarai sepeda motor di kawasan Kampung Bandung, Pangampelan.

"Telah terjadi aksi premanisme yang dilakukan oleh sekelompok remaja yang diduga geng motor. Saat itu saudara Teguh berangkat dari rumah orang tuanya di Walantaka dan hendak pulang ke rumah istrinya di Kragilan," kata Dulhak, Jumat (6/3/2026).

Baca Juga: DPR Minta Tewasnya Pensiunan JICT yang Bongkar Dugaan Korupsi Diungkap

Dalam perjalanan tersebut, Teguh bertemu dengan rombongan remaja yang juga mengendarai sepeda motor. Di lokasi itu, terdapat sekitar sepuluh orang remaja yang menggunakan lima sepeda motor.

Ketika Teguh mencoba menyalip rombongan tersebut, salah seorang dari kelompok itu tiba-tiba menyerang dari arah belakang. Pelaku memukul menggunakan besi panjang yang menyerupai senjata tajam.

"Saat menyalip rombongan tersebut, tiba-tiba dari arah belakang saudara Teguh dipukul menggunakan besi yang menyerupai senjata tajam panjang. Pukulan itu mengenai sepeda motor dan menyebabkan tas milik korban sobek," ujar Dulhak.

Baca Juga: Jadwal Liga Spanyol Pekan Ini: Madrid Kejar Barca di Klasemen

Setelah serangan tersebut, Teguh menghentikan kendaraannya dan berupaya mengamankan para pelaku. Ia berhasil menangkap dua orang remaja dari kelompok tersebut.

Sementara itu, anggota kelompok lainnya memilih melarikan diri setelah mengetahui bahwa Teguh merupakan anggota Polri.

"Setelah mengetahui saudara Teguh adalah anggota Polri, para pelaku lainnya melarikan diri. Saudara Teguh berhasil mengamankan dua orang, kemudian keduanya dibawa dan diserahkan ke Polsek Walantaka," katanya.

Meski sempat diserang, Teguh tidak mengalami luka dalam insiden tersebut. Kerugian yang dialami korban hanya berupa kerusakan pada barang miliknya.

x|close