Ntvnews.id, Moskow - Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares menyatakan bahwa Amerika Serikat tidak memberikan pemberitahuan terlebih dahulu kepada negara-negara sekutunya sebelum memulai operasi militer terhadap Iran.
"Tidak ada sekutu yang diberitahu dan tidak ada upaya yang dilakukan untuk melibatkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)," kata Menlu Albares kepada penyiar radio RTVE
Baca Juga: Tegas, PM Spanyol Pedro Sanchez Balas Ancaman Dagang Trump: Tidak untuk Perang!
Sebelumnya, pada 28 Februari 2026, Amerika Serikat dan Israel melancarkan rangkaian serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran. Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan infrastruktur dan korban sipil. Televisi Pemerintah Iran kemudian mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, gugur dalam serangan itu.
Sebagai respons atas serangan tersebut, Iran meluncurkan rudal balasan ke sejumlah wilayah di Israel serta fasilitas militer Amerika Serikat yang berada di kawasan Timur Tengah, memperluas eskalasi konflik di kawasan tersebut.
Baca Juga: Spanyol Tolak AS Gunakan Pangkalan Militernya, Trump Langsung Putuskan Hubungan Dagang
(Sumber: Antara)
Menteri Luar Negeri Spanyol, Jose Manuel Albares. ANTARA/Anadolu/py (Antara)