Ini Jam Paling Rawan Kecelakaan Saat Mudik!

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Mar 2026, 21:15
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo (tengah) berbicara dalam rapat koordinasi (rakor) terkait kesiapan Operasi Ketupat 2026 di Gedung STIK-PTIK Polri, Jakarta, Senin, 2 Maret 2026. ANTARA/HO-Divisi Humas Polri. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo (tengah) berbicara dalam rapat koordinasi (rakor) terkait kesiapan Operasi Ketupat 2026 di Gedung STIK-PTIK Polri, Jakarta, Senin, 2 Maret 2026. ANTARA/HO-Divisi Humas Polri. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kapolri Listyo Sigit Prabowo

 memaparkan hasil analisis dan evaluasi kecelakaan lalu lintas menjelang arus mudik dalam rapat koordinasi lintas sektoral kesiapan Operasi Ketupat 2026 di Gedung STIK-PTIK, Jakarta, Senin, 2 Maret 2026.

Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi kecelakaan (anev laka), rentang waktu paling rawan terjadi kecelakaan berada pada pukul 09.00 hingga 12.00 dengan total 532 kejadian. Jam tersebut dinilai memiliki tingkat risiko tinggi karena meningkatnya aktivitas masyarakat di jalan, baik untuk bekerja, perjalanan antarkota, maupun mobilitas harian lainnya.

"Selain faktor kepadatan lalu lintas, kondisi pengemudi juga dinilai berpengaruh terhadap meningkatnya angka kecelakaan pada jam tersebut,” ucapnya.

Dari sisi penyebab, faktor paling dominan adalah gagal menjaga jarak aman dengan total 1.156 kasus. Selain itu, kelalaian memperhatikan kendaraan di depan serta kecepatan yang tidak terkendali juga menjadi pemicu kecelakaan.

"Kelelahan dan mengantuk saat berkendara masih menjadi faktor yang sering memicu kecelakaan, terutama pada perjalanan jarak jauh,” ucapnya.

Meski demikian, Kapolri menyebut tren kecelakaan secara umum menunjukkan penurunan. Data evaluasi mencatat jumlah kecelakaan turun 31,43 persen, korban meninggal dunia menurun 53,24 persen, korban luka berat berkurang 7,19 persen, dan luka ringan turun 27,85 persen dibanding periode sebelumnya.

Baca Juga: Menteri PU: Diskon Tarif Tol 30 Persen Berlaku 4 Hari Saat Mudik dan Balik Lebaran 2026

“Meski terjadi penurunan, kepolisian menilai masih ada waktu-waktu tertentu yang menjadi titik rawan kecelakaan dan perlu mendapat perhatian serius," katanya.

Menurutnya, hasil analisis tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat sosialisasi keselamatan berlalu lintas menjelang mudik dan arus balik dengan mobilitas tinggi.

Edukasi kepada masyarakat akan terus ditingkatkan melalui kampanye keselamatan, pengawasan di titik rawan, serta peningkatan patroli pada jam-jam berisiko.

Polri dijadwalkan menggelar Operasi Ketupat mulai 13 Maret 2026 hingga 25 Maret 2026 dengan mengusung tagline “Mudik Aman dan Keluarga Bahagia”.

Ratusan ribu personel gabungan akan diterjunkan guna memastikan pengamanan serta pelayanan bagi masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran.

Baca Juga: Infografik: Kemenhub Proyeksikan Lonjakan Pemudik 2026 Capai 50,60 Persen Populasi

(Sumber: Antara) 

x|close