BGN dan Kemkomdigi Perkuat Sinergi Tangkal Hoaks Program Makan Bergizi Gratis

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Mar 2026, 12:30
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kepala Biro Hukum dan Humas BGN Khairul Hidayati (tengah) dalam kunjungannya ke Surakarta, Jawa Tengah, Jumat 27 Februari 2026, untuk sinergi bersama Kemkomdigi dalam memerangi hoaks tentang Program MBG. ANTARA/HO-BGN. Kepala Biro Hukum dan Humas BGN Khairul Hidayati (tengah) dalam kunjungannya ke Surakarta, Jawa Tengah, Jumat 27 Februari 2026, untuk sinergi bersama Kemkomdigi dalam memerangi hoaks tentang Program MBG. ANTARA/HO-BGN. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat sinergi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) guna menangkal hoaks dan disinformasi terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini dilakukan untuk memastikan informasi yang beredar di ruang digital tetap akurat, transparan, dan berbasis data.

Kepala Biro Hukum dan Humas BGN Khairul Hidayati menyatakan bahwa penguatan narasi berbasis fakta menjadi prioritas di tengah derasnya arus informasi digital.

Menurutnya, program strategis nasional seperti MBG harus dikawal dengan komunikasi yang terbuka dan responsif agar tidak disalahartikan publik.

Baca Juga: BGN Tegaskan Tidak Terlibat dalam Kemunculan MBG TV

“Program MBG menyangkut kepentingan masyarakat luas, sehingga informasi yang beredar harus akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Kami bersinergi dengan Kemkomdigi untuk memastikan ruang digital tetap sehat dari hoaks dan disinformasi,” ujar Hidayati saat kunjungan di Surakarta, Jawa Tengah, Jumat 27 Februari 2026.

Ia menjelaskan, kolaborasi tersebut tidak hanya berfokus pada klarifikasi isu yang berkembang, tetapi juga membangun sistem deteksi dini terhadap potensi penyebaran informasi keliru di berbagai platform.

Upaya itu dilakukan melalui penguatan koordinasi, monitoring media, serta peningkatan literasi digital masyarakat.

Selain itu, BGN membuka akses pengaduan resmi sebagai bagian dari strategi komunikasi terpadu.

Masyarakat diharapkan dapat memperoleh informasi yang benar melalui kanal resmi sekaligus menyampaikan laporan apabila menemukan dugaan penyimpangan di lapangan.

Baca Juga: BGN Tanggapi Isu Menu MBG Awal Ramadhan, Komitmen Tingkatkan Mutu

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Digital Bidang Komunikasi dan Media Massa Molly Prabawaty menegaskan pentingnya pengawasan publik berbasis data dan kolaborasi lintas lembaga dalam memerangi hoaks terkait MBG.

Ia menilai sinergi ini menjadi contoh konkret pendekatan berbasis data untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap program nasional.

(Sumber: Antara)

x|close