Ntvnews.id, Yaman - Kelompok Houthi di Yaman yang bersekutu dengan Iran mengumumkan pemberlakuan blokade laut terhadap Arab Saudi yang berlaku efektif segera. Pengumuman tersebut disampaikan melalui pidato juru bicara militer Houthi yang disiarkan di televisi.
"Embargo maritim terhadap musuh kriminal Saudi, berdasarkan prinsip 'mata ganti mata' yang berlaku segera setelah pernyataan ini dikeluarkan," bunyi pengumuman Houthi dilansir dari Reuters, Selasa, 21 Juli 2026.
Houthi menyatakan kebijakan tersebut merupakan respons atas apa yang mereka sebut sebagai pengepungan berkepanjangan terhadap Yaman yang telah berlangsung hampir 12 tahun.
Kelompok itu menuding Arab Saudi telah melakukan "pengepungan yang tidak adil dan menindas terhadap rakyat kami yang tercinta selama hampir 12 tahun, penjarahan sumber daya kami dan pemberlakuan blokade menyeluruh terhadap pelabuhan dan bandara kami melalui darat, laut, dan udara."
Baca Juga: Mencekam! Houthi Yaman Serang Bandara Abha Arab Saudi
Pekan lalu, Houthi meluncurkan serangan rudal ke wilayah Arab Saudi setelah menuduh kerajaan tersebut membombardir bandara yang berada di bawah kendali mereka. Menurut Houthi, tindakan itu melanggar gencatan senjata yang telah berlangsung selama empat tahun dalam konflik antara Arab Saudi dan kelompok tersebut.
Serangan rudal tersebut menjadi aksi pertama yang diklaim Houthi terhadap Arab Saudi sejak gencatan senjata informal diberlakukan pada Maret 2022, menyusul serangan Houthi terhadap infrastruktur energi milik Arab Saudi.
Ilustrasi - Pasukan Houthi berbaris sambil memegang senjata api. ((Antara))