Ntvnews.id
Program ini bertujuan menciptakan suasana belajar mengajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi peserta didik maupun tenaga pendidik. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan nasional melalui perbaikan sarana dan prasarana sekolah.
Untuk merealisasikan program tersebut, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp16,97 triliun dengan skema pendanaan swakelola.
Baca Juga: DPR: Kemenag Sudah Usul 630 Ribu Guru Madrasah Swasta jadi PPPK
Pendekatan ini mendorong partisipasi aktif pihak sekolah sekaligus mendukung perputaran ekonomi di lingkungan sekitar. Revitalisasi mencakup perbaikan dan pembangunan baru fasilitas seperti ruang kelas dan atap bangunan, laboratorium, UKS, hingga toilet.
Berdasarkan data Kemendikdasmen per 9 Januari 2025, dari total 14.079 unit sekolah yang direvitalisasi, sebanyak 6.334 unit merupakan jenjang SD, 3.989 unit SMP, 2.241 unit SMA, dan 1.515 unit PAUD.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas proses belajar mengajar, memotivasi siswa, serta mendukung metode pembelajaran yang lebih efektif dan modern.
Baca Juga: Mendikdasmen Pastikan Anggaran Pendidikan 2026 Naik, Tidak Terdampak Program MBG
Secara geografis, revitalisasi tersebar di berbagai wilayah, dengan jumlah terbesar di Pulau Jawa sebanyak 4.968 unit dan Sumatera 4.066 unit. Sementara itu, Sulawesi memperoleh 1.999 unit, Bali–Nusa Tenggara 1.146 unit, Kalimantan 1.042 unit, Maluku–Maluku Utara 449 unit, dan Papua 409 unit.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menegaskan bahwa revitalisasi sekolah merupakan bagian dari program prioritas nasional yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto guna memperkuat mutu pendidikan melalui peningkatan infrastruktur pendidikan.
Berikut Infografiknya:
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) merevitalisasi 14.079 unit sekolah untuk berbagai jenjang di seluruh Indonesia pada 2025, guna menciptakan suasana belajar mengajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan. (Antara)
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) merevitalisasi 14.079 unit sekolah untuk berbagai jenjang di seluruh Indonesia pada 2025, guna menciptakan suasana belajar mengajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan. (Antara)