Ntvnews.id, Jakarta - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) memperluas jangkauan layanan kesehatan dengan menyasar 4.000 pengemudi ojek online di 17 kota di Indonesia.
Program ini merupakan hasil kolaborasi dengan perusahaan transportasi berbasis aplikasi untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi kelompok pekerja dengan mobilitas tinggi, khususnya pengemudi.
Baca Juga: Program CKG Temukan 663 Ribu Anak Alami Tekanan Darah Tinggi
Langkah ini dilakukan karena pengemudi ojek online dinilai memiliki risiko kesehatan yang cukup tinggi akibat aktivitas kerja yang padat di jalan. Pemeriksaan kesehatan rutin dianggap penting untuk mendeteksi dini berbagai penyakit seperti hipertensi, gangguan jantung, hingga diabetes, sekaligus meminimalkan risiko gangguan kesehatan mendadak saat bertugas.
Selain itu, program ini juga bertujuan meningkatkan keselamatan pengemudi maupun pengguna jalan lainnya.
Berikut Infografiknya:
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menggandeng perusahaan ojek online (ojol) untuk memperluas jangkauan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dengan menyasar 4.000 pengemudi di 17 kota. (Antara)
(Sumber: Antara)
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menggandeng perusahaan ojek online (ojol) untuk memperluas jangkauan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dengan menyasar 4.000 pengemudi di 17 kota. (Antara)