Banjir 1,7 Meter Kembali Rendam Kelurahan Bidara Cina

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Feb 2026, 20:00
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Banjir rendam permukiman warga di Gang Macan, Tanjung Lengkong, Bidara Cina, Jakarta Timur, Jumat, 20 Februari 2026. ANTARA/Siti Nurhaliza Banjir rendam permukiman warga di Gang Macan, Tanjung Lengkong, Bidara Cina, Jakarta Timur, Jumat, 20 Februari 2026. ANTARA/Siti Nurhaliza (Antara)

Ntvnews.id, JakartaBanjir kembali menggenangi kawasan Tanjung Lengkong, Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur. Ketinggian air dilaporkan mencapai 1,7 meter atau 170 sentimeter (cm) di titik terdalam.

Lurah Bidara Cina, Suhartono, menjelaskan hujan deras yang mengguyur wilayah selatan Jakarta sejak Jumat, 20 Februari 2026 dini hari menjadi faktor utama meningkatnya debit air di kawasan tersebut.

"Sejak subuh sekitar pukul 04.30 WIB hujan deras terus mengguyur wilayah selatan. Berdasarkan peringatan dini banjir, status di Katulampa, Manggarai, dan Depok sempat berada di siaga 3," kata Suhartono di Kantor Lurah Bidara Cina, Jakarta Timur, Jumat, 20 Februari 2026.

Ia menyebutkan air mulai memasuki permukiman warga sekitar pukul 11.00 WIB dan terus mengalami kenaikan hingga sore hari. Titik terdalam berada di Gang Macan RT 05/RW 07.

"Untuk titik tertinggi berada di Gang Macan RT 05 RW 07, mencapai 170 cm sejak pukul 17.00 WIB. Kenaikan terjadi mulai sekitar pukul 11.00 WIB hingga sore ini," ujar Suhartono.

Menurutnya, tinggi muka air di kawasan Manggarai yang masih berstatus siaga 3 menyebabkan aliran air tertahan sehingga berdampak pada wilayah hilir, termasuk Bidara Cina.

"Air terlihat seperti tertahan karena di Manggarai masih siaga 3, sehingga debit belum sepenuhnya surut," ucapnya.

Akibat banjir tersebut, sekitar 500 kepala keluarga (KK) atau kurang lebih 1.300 jiwa di RW 07 terdampak. Meski demikian, hingga Jumat, 20 Februari 2026 sore, belum ada warga yang mengungsi.

Baca Juga: Ribuan Warga Jakarta Timur Terdampak Banjir, Belum Ada yang Mengungsi

Lurah Bidara Cina, Suhartono di Kantor Lurah, Jakarta Timur, Jumat, 20 Februari 2026. ANTARA/Siti Nurhaliza <b>(Antara)</b> Lurah Bidara Cina, Suhartono di Kantor Lurah, Jakarta Timur, Jumat, 20 Februari 2026. ANTARA/Siti Nurhaliza (Antara)

Baca Juga: Hampir Sepekan Tergenang, BNPB Intensifkan Penanganan Banjir di Grobogan dan Demak

"Sementara ini belum ada yang mengungsi. Mudah-mudahan cepat surut karena sekarang cuaca sudah tidak hujan," kata Suhartono.

Sejumlah personel gabungan telah bersiaga di lokasi, terdiri atas Babinsa, Bimaspol, TNI-Polri, Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

"Kalau status siaga 3, teman-teman dari Babinsa, Bimaspol, TNI-Polri, SDA, dan BPBD semua siaga di tempat," ujarnya.

Meski genangan cukup tinggi, pihak kelurahan memastikan inlet sodetan menuju Kanal Banjir Timur (KBT) masih berfungsi normal. Hal tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat surutnya air apabila debit dari wilayah hulu mulai menurun.

Jajaran kelurahan pun terus memantau perkembangan tinggi muka air serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna mengantisipasi potensi kenaikan susulan, terutama jika hujan kembali turun di wilayah hulu. Warga diimbau tetap waspada dan segera melapor kepada petugas apabila membutuhkan evakuasi maupun bantuan darurat.

(Sumber: Antara) 

x|close