GoTo Blokir Permanen Penumpang Asusila di Taksi Online Kawasan Cipulir

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Feb 2026, 10:16
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis
thumbnail-author
Adiantoro
Editor
Bagikan
Tangkapan layar sopir taksi daring yang menegur pasangan diduga berbuat asusila dalam naik taksi daring di kawasan Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa, 10 Februari 2026. ANTARA/HO-Instagram/@azmirahmatzz/Luthfia Tangkapan layar sopir taksi daring yang menegur pasangan diduga berbuat asusila dalam naik taksi daring di kawasan Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa, 10 Februari 2026. ANTARA/HO-Instagram/@azmirahmatzz/Luthfia (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk mengambil tindakan tegas dengan memblokir permanen akun penumpang yang diduga melakukan tindakan asusila di dalam armada taksi daring di kawasan Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (10/2/2026) malam.

Head of Corporate Affairs ODS GoTo, Rosel Lavina, menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil setelah perusahaan melakukan investigasi lanjutan atas laporan yang diterima.

“Berdasarkan hasil investigasi, penumpang terbukti melakukan pelanggaran sehingga akun yang bersangkutan kami suspend atau blokir secara permanen,” ujar Rosel dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Pasangan Mesum di Taksi Online <b>(Instagram)</b> Pasangan Mesum di Taksi Online (Instagram)

Ia menegaskan, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga keamanan dan kenyamanan ekosistem layanan Gojek, sekaligus mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.

Rosel juga mengimbau para mitra pengemudi untuk segera melaporkan setiap bentuk pelanggaran melalui kanal resmi, termasuk fitur halaman bantuan pada aplikasi Gojek Driver. Dalam kondisi darurat, baik mitra driver maupun pelanggan dapat memanfaatkan tombol darurat di aplikasi yang terhubung langsung dengan Unit Darurat atau Satgas Gojek yang siaga 24 jam.

Baca JugaPolisi Usut Kasus Penumpang Mesum di Taksi Online di Jaksel

“Gojek berkomitmen menghadirkan ekosistem yang aman bagi pelanggan dan mitra driver melalui langkah preventif dan penindakan tegas terhadap setiap pelanggaran,” katanya.

Sementara itu, aparat kepolisian masih menyelidiki dugaan tindakan asusila yang dilakukan sepasang muda-mudi di dalam taksi daring tersebut. Polisi berkoordinasi dengan pengemudi untuk mengidentifikasi pelaku. Namun, kondisi lokasi yang gelap saat kejadian membuat identitas pasangan itu belum dapat dipastikan.

Sebelumnya, rekaman video yang memperlihatkan pasangan penumpang diduga melakukan tindakan tidak pantas di dalam mobil taksi daring viral di media sosial. Dalam video tersebut, sopir terdengar menegur keras kedua penumpang tersebut.

x|close