Modus Jadi Pembeli Emak-emak di Makassar Bakar Toko Emas dan Gasak Rp2 Miliar

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Feb 2026, 16:09
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Ilustrasi kebakaran Ilustrasi kebakaran (Pixabay)

Ntvnews.id, Jakarta - Aksi kriminal seorang emak-emak berinisial SU (41) mengguncang Makassar setelah ia memadukan kepura-puraan sebagai pembeli dengan skenario pembakaran toko untuk bisa membawa kabur perhiasan bernilai miliaran.

Perempuan asal Bantaeng itu tidak hanya menyalakan api di dalam toko emas, tetapi juga sempat melarikan perhiasan hingga senilai Rp 2 miliar sebelum akhirnya ditangkap warga.

Menurut Kombes Arya Perdana, SU menjalankan aksinya di Toko Emas Logam Mulia, kawasan Jalan Somba Opu, pada Kamis siang. Ia datang sendirian, menyamar sebagai calon pembeli, dan berusaha terlihat meyakinkan sejak awal.

"Pelaku datang karena ingin membeli emas tujuannya begitu lalu diterima di pegawai sana setelah itu emas terkumpul ke wadah," kata Arya.

Setelah pura-pura memilih berbagai perhiasan, SU meminta emas tersebut dikumpulkan dalam satu wadah. Ia lalu meminta izin untuk memfoto perhiasan itu dengan alasan hendak menunjukkan kepada suaminya.

Baca Juga: Modus Licik Emak-emak Bakar Toko Emas untuk Curi Perhiasan Senilai Rp2 Miliar

Pegawai yang melayani pada awalnya mengikuti alur tersebut, sebelum aksi mendadak pelaku menghentikan rutinitas toko. Kapolrestabes Makassar menegaskan bahwa nilai perhiasan yang dibawa kabur hampir mencapai dua miliar rupiah.

"Jadi barang buktinya ini, kurang lebih senilai hampir Rp 2 miliar, macam-macam gramnya itu karena dari pihak toko sudah menyampaikan kurang lebih sekitar Rp 2 miliar," ujar Arya.

Ternyata, kepura-puraan itu hanya bagian awal. Dari rumahnya, SU telah menyiapkan botol air mineral berisi bensin sebagai pemicu keributan. Ketika emas sudah terkumpul dan perhatian pegawai terfokus pada pelayanan, ia menyalakan api pada botol berisi bahan bakar tersebut.

"Jadi dia sudah membawa botol air mineral itu diisi dengan minyak, ketika terkumpul dalam satu wadah lalu dibakarlah di tempat tersebut," tutur Arya.

Arya juga memastikan bahwa benda tersebut tidak dilemparkan.

Baca Juga: Singgung Intervensi Asing, Prabowo: Kita Diganggu, Indonesia Tidak Bodoh

"Ini tidak terjadi pelemparan, tetapi pelaku dari awal dari rumahnya di Bantaeng berjalan menuju ke toko ini untuk niat jahat untuk melakukan pencurian dengan modus melakukan pembakaran di toko emas tersebut," paparnya.

Kepulan api yang muncul spontan membuat seluruh penghuni toko panik. Dalam situasi kacau itulah SU memanfaatkan momen untuk mengambil perhiasan yang telah dikeluarkan dari etalase dan langsung melarikan diri ke luar toko.

Namun, rencana kaburnya tidak berjalan mulus. Warga yang melihat kepanikan dari dalam toko ikut mengejar pelaku. SU berhasil dikejar dan diamankan oleh masyarakat sekitar sebelum akhirnya diserahkan kepada polisi yang tiba beberapa waktu kemudian.

Aksi berani yang dibangun dari kepura-puraan sebagai pembeli hingga memicu kebakaran ini pun berakhir dengan tertangkapnya pelaku, sementara petugas melanjutkan penyelidikan atas seluruh tindakan yang ia lakukan.

x|close