Ntvnews.id, Sukoharjo - Pelan-pelan, efek dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai terasa. Contoh kecil terjadi di SMK Kriya Sahid, Sukoharjo, Jawa Tengah.
Arief Prasetyo, guru Desain Komunikasi Visual (Deskomvis) SMK Kriya Sahid, bercerita anak didiknya lebih bersemangat usai secara rutin sarapan MBG. Menurutnya, program ini amat bermanfaat bagi anak sekolah, terutama untuk meningkatkan konsentrasi mereka saat sedang belajar.
“Dengan adanya MBG, anak-anak sekarang bisa sarapan pagi dan lebih konsentrasi saat menerima pelajaran. Menu MBG selama ini juga enak-enak dan bergizi,” ujar Arief dikutip Kamis, 12 Februari 2026.
Ibnu Ibrahim, siswa SMK Kriya Sahid Sukoharjo, mengaku jarang sarapan saat akan berangkat ke sekolah. Namun kini, ia bisa sarapan bersama teman-temannya setiap pagi.
Kurniaswari, siswi SMK Kriya Sahid, mengatakan program MBG ini juga sangat penting bagi siswa yang tak membawa bekal.
Baca Juga: Bukan Sekadar Gizi, MBG Jadi Mesin Ekonomi Baru Daerah
Seorang siswa mendapatkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMK Kriya Sahid Sukoharjo. (Istimewa)
Baca Juga: Mitra Wajib Siapkan Ruang Istirahat dan Peralatan Baru di Dapur MBG
Isti, siswi lain, juga senang dengan adanya makan gratis di sekolah. Dia mengaku bisa menyisihkan uang jajannya untuk menabung.
"Saya juga bisa menabung setiap hari dari Rp 5.000 sampai Rp 15.000,” ujar Isti, siswi SMK Kriya Sahid Sukoharjo.
Menurutnya, kualitas menu MBG sangat enak dan mengenyangkan. Isti berharap program MBG bisa terus ditingkatkan dan diperluas ke seluruh penjuru Indonesia. Agar semakin banyak anak-anak yang tercukupi gizinya.
"Terima kasih Pak Prabowo (Presiden RI Prabowo Subianto) atas perhatian dan kepeduliannya untuk generasi masa depan Indonesia,” kata dia.
Salah satu guru SMK Kriya Sahid, Sukoharjo, Jawa Tengah. (Istimewa)