Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan program mudik gratis Lebaran 2026 kembali digelar untuk membantu warga Jakarta pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman. Kabar baiknya, kuota peserta mudik gratis tahun ini dipastikan bertambah dibandingkan tahun sebelumnya.
Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati mengungkapkan peningkatan kuota mudik gratis didukung oleh kolaborasi dengan sejumlah pihak ketiga. Kerja sama tersebut memungkinkan Pemprov DKI memperluas jumlah warga yang bisa difasilitasi dalam program tahunan ini.
"Jadi tahun ini, Pemprov DKI Jakarta tetap menyelenggarakan mudik gratis. Bahkan karena ada beberapa kolaborator yang bersedia, jumlah masyarakat yang akan terfasilitasi menjadi bertambah," ujar Eli, Balai Kota DKI Jakarta, dikutip Rabu, 11 Februari 2026.
Ia menjelaskan bahwa saat ini Pemprov DKI sedang mematangkan mekanisme pendaftaran mudik gratis agar berjalan lebih transparan dan akuntabel. Langkah ini dilakukan untuk mencegah data ganda serta potensi penyalahgunaan kuota.
Ia menegaskan, program mudik gratis diprioritaskan bagi warga ber-KTP DKI Jakarta. Kebijakan ini diambil agar manfaat program benar-benar dirasakan oleh warga Ibu Kota yang membutuhkan.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus memantau pergerakan arus mudik Lebaran 2025 yang diperkirakan mencapai puncaknya pada, Jumat 28 Maret 2025.
"Nanti kami sedang siapkan proses pendaftarannya supaya lebih transparan, kemudian KTP-nya KTP Jakarta," terangnya.
Eli juga mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi resmi Pemprov DKI Jakarta terkait jadwal, rute, dan tata cara pendaftaran mudik gratis. Ia memastikan seluruh informasi akan diumumkan jauh hari sebelum pelaksanaan.
"Nanti akan dimulai dan akan kita beritakan gitu ya, jauh-jauh hari," tandas Eli.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa Jakarta tetap menjadi kota terbuka bagi siapa pun yang ingin bekerja dan mengadu nasib di Ibu Kota. Namun, ia mengingatkan pentingnya memiliki keterampilan, kapabilitas, dan kesiapan kerja sebelum datang ke Jakarta.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul tradisi lonjakan pendatang pasca Lebaran, yang hampir setiap tahun terjadi. Menurut Pramono, Jakarta memang menawarkan banyak peluang kerja sebagai pusat ekonomi nasional, tetapi persaingan yang ketat menuntut kualitas sumber daya manusia yang mumpuni.
"Kami mengharapkan untuk siapa pun yang akan bekerja di Jakarta, tentunya mereka sudah mempersiapkan diri sebaik-baiknya," ucap Pramono.
Kemenhub Sediakan 33 Ribu Kuota Mudik Gratis Nataru, (Kemenhub)