Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas di Jalan Puri Indah Raya, Jakarta Barat.
Kebijakan ini dilakukan seiring pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) sebagai upaya meningkatkan keselamatan pejalan kaki dan memperlancar mobilitas warga.
Rekayasa lalu lintas diberlakukan secara bertahap mengikuti progres konstruksi. Langkah ini diambil untuk meminimalkan kepadatan kendaraan sekaligus memastikan keamanan pengguna jalan selama proyek berlangsung.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo menyampaikan bahwa pembangunan JPO Puri Indah Raya tersebut merupakan bagian dari peningkatan infrastruktur ramah pejalan kaki di Ibu Kota.
“Kami mengimbau masyarakat untuk memperhatikan rambu sementara dan arahan petugas di lapangan selama pekerjaan berlangsung. Rekayasa lalu lintas telah disiapkan secara bertahap agar dampaknya terhadap arus kendaraan dapat diminimalkan,” ujarnya, dikutip Senin, 9 Februari 2026.
Berikut rincian jadwal dan skema rekayasa lalu lintas yang perlu diperhatikan pengguna jalan:
1. Pekerjaan Pondasi (Februari 2026)
Sisi Utara (lahan parkir): 9–16 Februari 2026
Sisi Selatan (Puri Mall): 7–14 Februari 2026
Median Jalan: 4–18 Februari 2026
Khusus pekerjaan di median jalan, akan terjadi okupansi badan jalan sekitar kurang lebih 1 meter selama proses konstruksi berlangsung. Pengendara diminta untuk lebih waspada dan mengurangi kecepatan saat melintas.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo (NTVNews.id/ Adiansyah)
Baca Juga: Target 804 SPPG di Jakarta, 475 Sudah Beroperasi: Program MBG Kian Masif
2. Pekerjaan Kolom, Tangga, dan Lift (Maret 2026)
Pemasangan kolom di sisi utara dan area Puri Mall tidak menggunakan badan jalan.
Pemasangan kolom di median jalan dilaksanakan pada 1-3 Maret 2026 pukul 22.00-04.00 WIB.
Selama pekerjaan malam hari tersebut, arus lalu lintas di Jalan Puri Indah Raya sisi selatan akan digunakan untuk kegiatan konstruksi. Kendaraan akan dialihkan melalui sisi utara dengan sistem dua arah (contra flow) menggunakan pembatas jalan (barrier).
3. Pekerjaan Erection Gelagar JPO
Sisi Selatan: 4-6 Maret 2026 pukul 22.00–04.00 WIB
Lalu lintas dialihkan ke sisi utara dengan sistem contra flow.
Sisi Utara: 7–9 Maret 2026 pukul 22.00–04.00 WIB
Lalu lintas dialihkan ke sisi selatan dengan sistem dua arah (contra flow).
Dishub DKI Jakarta bersama instansi terkait akan menyiapkan petugas pengatur lalu lintas serta rambu sementara di sekitar lokasi proyek. Masyarakat diimbau untuk mengatur waktu perjalanan guna menghindari kepadatan, mematuhi rambu dan arahan petugas, dan mengutamakan keselamatan selama melintasi area proyek.
“Kami berharap masyarakat dapat menyesuaikan waktu perjalanan, mengikuti pengaturan di lapangan, dan mengutamakan keselamatan selama masa pekerjaan berlangsung,” ujar Syafrin.
PT Antilope Madju Puri Indah sebagai kontraktor pelaksana bertanggung jawab penuh atas aspek keselamatan kerja dan keamanan pengguna jalan, termasuk penyediaan perlengkapan keselamatan serta pengamanan area konstruksi.
Ilustrasi pengaturan lalu lintas (NTVNews.id/Adiansyah)