Ntvnews.id, Jakarta - Survei terbaru Indikator Politik Indonesia menunjukkan adanya peningkatan persetujuan publik agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) diberikan kepada seluruh anak Indonesia. Survei nasional bertajuk Persepsi Publik terhadap Kinerja Presiden, Kepercayaan terhadap Lembaga Negara, dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini dirilis pada Minggu (8/2).
Walaupun sebagian kecil masyarakat masih berpandangan bahwa MBG sebaiknya diberikan kepada anak-anak yang membutuhkan di wilayah miskin dan terpencil, dukungan publik terhadap distribusi MBG untuk seluruh anak Indonesia mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Jadi dulu (survei tahun 2025) hanya 47 persen yang mengatakan sebaiknya program ini diberikan kepada seluruh anak Indonesia. Sekarang (persepsinya) naik jadi 60 persen,” jelas Burhanuddin Muhtadi, Founder dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia.
Sementara itu, hanya 19,8 persen responden yang menjawab MBG sebaiknya diberikan ke anak-anak yang membutuhkan saja di daerah-daerah terpencil dan miskin.
“Jadi ada hubungan, semakin mereka menerima MBG, itu semakin mereka ingin seluruh anak di Indonesia mendapatkan manfaat yang sama,” kata Burhanuddin. “Jadi mayoritas yang menginginkan program MBG dinikmati oleh seluruh anak, artinya universal coverage”.
Survei dilakukan pada 15–21 Januari 2026 dengan metode multistage random sampling. Jumlah sampel sebanyak 1.220 responden yang berasal dari seluruh provinsi di Indonesia dan terdistribusi secara proporsional. Dengan toleransi kesalahan (margin of error/MoE) ±2,9 persen, tingkat kepercayaan survei berada di angka 95 persen.
Baca juga: Mitra SPPG Tak Boleh Lepas Tangan, Tapi Tetap Dilarang Intervensi Dapur MBG
Dalam survei ini, tingkat kepuasan terhadap program MBG juga tergolong tinggi. Sebanyak 60,6 persen responden menyatakan cukup puas dan 12,2 persen menyatakan sangat puas.
Sedangkan yang kurang puas atau tidak puas totalnya 24,4 persen dan yang tidak puas per Januari 2026 itu kurang lebih 4 persen saja. “Mayoritas puas ya,” imbuhnya.
Survei ini juga menemukan bahwa tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Prabowo berdasarkan program MBG menunjukkan angka yang sangat tinggi, yakni 88,5%.
Burhanuddin menjelaskan bahwa hasil survei ini mengindikasikan semakin tinggi kepuasan masyarakat terhadap program MBG, maka kepuasan terhadap kinerja Presiden Prabowo juga cenderung positif.
Temuan ini menunjukkan bahwa penerimaan publik terhadap program MBG tidak hanya tinggi, tetapi juga semakin mengarah pada dukungan agar manfaatnya dirasakan secara universal oleh seluruh anak Indonesia.
Ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) hingga awal Januari 2026. Dapur lainnya terus didorong untuk memiliki SLHS guna menjaga mutu makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Antara)