Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerintahannya takkan ragu melawan berbagai macam bentuk korupsi. Prabowo menyebut dirinya tak akan mundur setapak pun dalam melawan korupsi.
Ini disampaikan Prabowo saat berpidato di acara Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Malang, Jawa Timur, Minggu, 8 Februari 2026.
Prabowo awalnya menyebut dirinya telah mempelajari data dan fakta apa yang terjadi di lapangan setelah menjabat sebagai presiden.
"Setelah saya menjabat sebagai presiden, saya pelajari semua data, saya pelajari semua fakta, saya pelajari semua keadaan, ternyata bangsa kita diberi karunia oleh Yang Maha Kuasa kekayaan yang luar, luar biasa," ujar Prabowo.
Prabowo mendapati banyak kekayaan Indonesia yang tidak dijaga dengan baik. Menurutnya banyak kekayaan yang dicuri dan hilang.
"Tapi di mana-mana saya sampaikan, masalahnya adalah apakah elit bangsa Indonesia pandai menjaga kekayaan tersebut. Ternyata saya menemukan bahwa terlalu banyak kekayaan kita yang tidak berhasil kita jaga," jelas dia.
"Terlalu banyak kekayaan negara yang dicuri. Terlalu banyak kekayaan Indonesia yang hilang dari tanah kita. Terlalu banyak kekayaan kita yang dibawa lari ke luar negeri," imbuhnya.
Prabowo pun menegaskan tidak akan ragu melawan segala bentuk korupsi maupun manipulasi. Ia takkan mundur setapak pun.
"Kita jangan takut, jangan agu-ragu untuk mengatakan yang benar itu benar, yang salah itu salah. Kita tidak boleh ragu-ragu dan saya, dan pemerintah yang saya pimpin tidak akan ragu-ragu untuk melawan segala bentuk korupsi, segala bentuk penipuan, segala bentuk memanipulasi, segala bentuk penggarongan atas kekayaan rakyat Indonesia saya tidak akan ragu-ragu dan saya tidak akan mundur setapak pun," tandasnya.
Presiden Prabowo Subianto di Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU). (YouTube)