Ntvnews.id, Washington - Pembukaan massal arsip penyelidikan terhadap terpidana kejahatan seksual Jeffrey Epstein oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat memicu perhatian global. Dokumen tersebut dirilis berdasarkan Undang-Undang Transparansi File Epstein memuat jutaan materi, mulai dari ratusan ribu email hingga ribuan video dan puluhan ribu foto, yang menggambarkan betapa luasnya jejaring sosial Epstein di kalangan elite dunia.
Meski sejumlah figur berpengaruh dari ranah politik, bisnis, budaya, hingga hiburan disebut di dalam berkas itu, pihak berwenang menegaskan bahwa tidak ada satu pun yang didakwa melakukan tindak pidana terkait kasus Epstein. Namun, penyebutan nama-nama mereka tetap mengangkat berbagai pertanyaan publik mengenai hubungan sosial dengan sosok yang memiliki rekam jejak kriminal tersebut.
Berikut adalah jajaran tokoh dunia yang menonjol dalam Epstein Files.
1. Andrew Mountbatten-Windsor
Nama mantan Pangeran Inggris itu tercantum ratusan kali dalam dokumen. Ia sebelumnya dituduh oleh Virginia Roberts Giuffre bahwa Epstein memperdagangkannya dan memintanya berhubungan dengan Andrew saat ia masih berusia 17 tahun.
Baca Juga: Merino Cedera Serius, Mikel Arteta Pertimbangan Rekrut Pemain Baru
Andrew menolak seluruh tuduhan tersebut, namun posisinya dalam keluarga kerajaan turut terdampak ketika Raja Charles III mencabut gelar resminya pada akhir tahun lalu. Arsip itu juga menyertakan undangan makan malam Epstein di Buckingham Palace serta sebuah foto yang disebut-sebut memperlihatkan Andrew berlutut di atas seorang perempuan tak dikenal.
2. Sarah Ferguson
Duchess of York ini pernah meminta maaf secara terbuka pada 2011 karena membiarkan Epstein melunasi sebagian utangnya. Kepada London Evening Standard, ia berkata: "Saya tidak akan pernah berurusan dengan Jeffrey Epstein lagi."
Namun, dua bulan setelah pernyataan tersebut, Ferguson kembali mengirim email kepada Epstein untuk meminta nasihat terkait penampilannya di acara Oprah Winfrey. Dalam korespondensi itu, Epstein menuliskan:
"Jeffrey digambarkan secara tidak adil sebagai pedofil oleh pers tabloid. Bertahun-tahun lalu, Jeffrey mengaku bersalah atas perekrutan prostitusi anak di bawah umur. Ia membayar utangnya kepada masyarakat dan telah mencari pengampunan. Saya tidak punya hal lagi untuk dikatakan."
Baca Juga: Harga Emas Pegadaian 3 Februari 2026, Galeri24 dan UBS Kompak Turun
3. Elon Musk
Ilustrasi - Elon Musk memegang boneka Air Force One saat tiba di Halaman Selatan Gedung Putih di Washington, D.C., Amerika Serikat, Rabu (19/2/2025) (Antara)
Dokumen tersebut berisi beberapa rujukan mengenai Musk, terutama terkait percakapan email periode 2012–2013 mengenai kemungkinan kunjungan ke pulau pribadi Epstein di Karibia.
Musk menegaskan ia tak pernah menerima ajakan tersebut, dengan menulis di X pada 2025: "Epstein mencoba mengajak saya ke pulau miliknya dan saya MENOLAK."
4. Richard Branson
Pendiri Virgin Group ini tercatat bertukar banyak email dengan Epstein. Dalam salah satu pesan pada 2013, Branson menulis:
"Kapan saja Anda berada di wilayah ini, saya ingin bertemu. Asalkan Anda membawa harem Anda!"
Pihak perusahaan Branson menegaskan tidak ada perilaku keliru yang dilakukan sang miliarder, dan bahwa interaksinya dengan Epstein terbatas pada urusan bisnis atau pertemuan kelompok lebih dari sepuluh tahun yang lalu.
5. Donald Trump
Nama Donald Trump muncul ribuan kali dalam rilis terbaru itu. Sebelum hubungan mereka memburuk, Trump diketahui mengenal Epstein. Arsip menunjukkan kumpulan email yang membahas artikel berita, gosip keluarga, hingga kebijakan.
Wakil Jaksa Agung Todd Blanche menyebut bahwa FBI menerima "ratusan panggilan" mengenai tokoh terkenal tersebut, tetapi semuanya "segera dianggap tidak kredibel."
6. Bill Clinton
Sebuah foto Mick Jagger dan Bill Clinton terlihat dalam dokumen Epstein yang baru dirilis. Kehadiran dalam dokumen tersebut tidak secara otomatis menunjukkan adanya pelanggaran hukum. (Departemen Kehakiman)
Mantan Presiden AS itu pernah berada di lingkaran sosial Epstein lebih dari dua dekade lalu, termasuk sesekali terbang dengan jet pribadinya. Catatan menunjukkan bahwa hubungan sosial keduanya tidak berlanjut setelah dakwaan pertama Epstein pada 2006.
Pihak Clinton menegaskan bahwa tidak ada tuduhan publik yang menyatakan Clinton terlibat kejahatan Epstein.
7. Steven Tisch
Pemilik New York Giants ini disebut lebih dari 400 kali dalam dokumen. Korespondensi menunjukkan Epstein menawarkan berbagai perempuan kepada Tisch.
Tisch menanggapi dengan pernyataan:
"Kami memiliki hubungan singkat di mana kami saling bertukar email tentang perempuan dewasa, dan juga membahas film, filantropi, dan investasi. Seperti kita tahu sekarang, ia adalah orang yang mengerikan dan saya sangat menyesal pernah berasosiasi dengannya."
8. Casey Wasserman
Presiden Komite Olimpiade Los Angeles 2028 itu disebut bertukar pesan bernada menggoda dengan Ghislaine Maxwell pada 2003. Salah satu catatan berisi tulisan Wasserman:
"Saya terus memikirkan Anda. Jadi, apa yang harus saya lakukan untuk bisa melihat Anda mengenakan pakaian kulit yang ketat?"
Ia membantah memiliki hubungan pribadi maupun bisnis dengan Epstein dan menyatakan menyesali korespondensi tersebut. Maxwell sendiri kini menjalani hukuman 20 tahun penjara.
9. Ehud Barak
Mantan Perdana Menteri Israel ini diketahui tetap menjalin komunikasi dengan Epstein bahkan setelah Epstein mengaku bersalah pada 2008. Barak mengakui sering mengunjungi Epstein ketika berada di New York dan pernah menggunakan pesawat pribadinya, namun ia menegaskan:
"Saya tidak pernah menyaksikan perilaku atau pesta yang tidak pantas Epstein."
10. Larry Summers
Mantan Menteri Keuangan AS sekaligus mantan Presiden Harvard ini merupakan kenalan lama Epstein. Berkas terbaru mencatat beberapa makan malam serta pertemuan keduanya.
Ia juga tercatat berkomunikasi dengan Epstein pada 2019, setelah Epstein kembali didakwa, terkait interaksinya dengan seorang perempuan. Summers menyebut hubungan tersebut sebagai "kesalahan penilaian besar."
11. Howard Lutnick
Tokoh yang menjabat Menteri Perdagangan AS di era Trump ini tercatat berkunjung bersama keluarga ke pulau pribadi Epstein di Karibia pada Desember 2012. Departemen Perdagangan AS menegaskan bahwa interaksi Lutnick dengan Epstein terbatas dan berlangsung di hadapan keluarganya, serta bahwa ia tidak melakukan pelanggaran apa pun.
12. Sergey Brin
Co-founder Google ini pernah merencanakan pertemuan dengan Epstein dan Maxwell di townhouse mereka di New York pada 2003. Maxwell mengundangnya menonton film Down with Love, lalu beberapa minggu kemudian makan malam di rumah Epstein.
Brin bahkan menawarkan untuk membawa Eric Schmidt. Hingga kini, pihak Google tidak memberikan komentar atas dokumen tersebut.
13. Steve Bannon
Baca Juga: IHSG Melemah, Bos Danantara: Pasar Sedang Alami Penyesuaian Sehat
Mantan penasihat Donald Trump itu disebut bertukar ratusan pesan ramah dengan Epstein sebelum penangkapan dan kematian Epstein pada 2019. Isi percakapan meliputi diskusi politik, perjalanan, hingga dokumenter yang digarap Bannon tentang Epstein.
Pada 2019, Bannon bahkan meminta pesawat Epstein untuk menjemputnya di Roma. Belum ada komentar yang ia keluarkan menanggapi temuan tersebut.
14. Miroslav Lajcak
Penasihat keamanan nasional Perdana Menteri Slovakia itu mengundurkan diri setelah dokumen yang memuat komunikasi masa lalunya dengan Epstein dirilis. Lajcak—yang pernah menjabat Menteri Luar Negeri Slovakia dan Presiden Majelis Umum PBB—menyatakan bahwa tidak pernah ada pelanggaran hukum yang dilakukannya.
Ia mengatakan bahwa korespondensinya dengan Epstein hanyalah bagian dari tugas diplomatik, meski ia sempat difoto bertemu Epstein pada masa setelah Epstein bebas dari penjara namun sebelum dakwaan 2019.
15. Tokoh Lain yang Turut Disebut
Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) (Istimewa)
Selain nama-nama utama di atas, dokumen Epstein juga memuat sederet figur internasional lainnya dari berbagai bidang. Mereka meliputi:
Michael Jackson, Leonardo DiCaprio, George W. Bush, Hillary Clinton, Cameron Diaz, Bruce Willis, Kevin Spacey, Harvey Weinstein, Mick Jagger, George Lucas, Tony Blair, Pangeran Mohammed bin Salman, John Kerry, Ted Kennedy, Robert F. Kennedy Jr., Michael Bloomberg, Woody Allen, Alan Dershowitz, Andrew Cuomo, Phil Collins, Chris Tucker, Les Wexner, Leon Black, Glenn Dubin, Jean-Luc Brunel, Peter Mandelson, Lynn Rothschild, Hamad bin Jassim, Abdullah bin Zayed, Saad Hariri, Ahmed Aboul Gheit, Miguel Ángel Moratinos, Minnie Driver, Peter Dalglish, Taieb Fassi-Fihri, Khalid bin Ahmed Al Khalifa, Makhdoom Shah Mahmood, dan Henry Odein Ajumogobia.
Presiden AS Donald Trump terekam kamera setelah pertemuannya dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Davos, Swiss, Minggu (22/1/2026). (Antara)