Bahu-Membahu di Tepi Sungai, TNI Bangun Jembatan Gantung Desa Sipan di Tapanuli Tengah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 25 Jan 2026, 19:31
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Ramses Manurung
Editor
Bagikan
Sejumlah personel TNI tampak bahu-membahu memulai proses pembangunan jembatan pascabencana bencana di Tapanuli Tengah, Sumatra Utara Sejumlah personel TNI tampak bahu-membahu memulai proses pembangunan jembatan pascabencana bencana di Tapanuli Tengah, Sumatra Utara

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah terus mengebut pemulihan infrastruktur di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat untuk memulihkan konektivitas pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi November lalu.

Di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, salah satu upaya pemulihan itu terlihat dalam pembangunan Jembatan Gantung Desa Sipan, Kecamatan Sarudik. 

Jembatan gantung ini adalah infrastruktur yang krusial karena menghubungkan Desa Sipan dengan Kelurahan Sihaporas.

Sejumlah personel TNI tampak bahu-membahu memulai proses pembangunan jembatan tersebut. Sebagian mengaduk semen, lalu membawanya menggunakan gerobak dorong ke tepi sungai.\

Baca juga: Gotong Royong TNI, PU dan Polri Buka Akses Wilayah Terdampak Bencana di Aceh

Baca juga: TNI dan Warga Gotong Royong Pulihkan Aceh, Renovasi Rumah sampai Bersihkan Masjid

Adukan semen kemudian dituangkan ke dalam ember-ember kecil. Para personel TNI lalu mengoper ember berisi semen itu satu per satu, membentuk rantai manusia untuk mempercepat proses pengecoran di sisi sungai.

Setelah semen dituangkan, ember-ember kosong kembali dioper ke arah gerobak dorong untuk diisi adukan baru. Proses itu dilakukan berulang kali, tanpa henti, demi mengejar target penyelesaian jembatan. Hal ini menunjukkan komitmen tinggi pemerintah untuk mempercepat pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak bencana.

Dengan terus dibangunnya jembatan-jembatan penghubung, desa-desa di Tapanuli Tengah kian tersambung, sehingga membuka kembali akses, harapan, dan peluang bagi masyarakat untuk bangkit dan menata kehidupan kembali normal.

x|close