TNI dan Warga Gotong Royong Pulihkan Aceh, Renovasi Rumah sampai Bersihkan Masjid

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 25 Jan 2026, 09:13
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Dedi
Editor
Bagikan
Personel TNI bersama masyarakat terus bergotong royong melakukan upaya pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Provinsi Aceh.  Personel TNI bersama masyarakat terus bergotong royong melakukan upaya pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Provinsi Aceh.

Ntvnews.id, Jakarta - Personel TNI bersama masyarakat terus bergotong royong melakukan upaya pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Provinsi Aceh

Berbagai kegiatan pembersihan dan perbaikan fasilitas umum dilaksanakan secara serentak guna mempercepat pemulihan aktivitas warga.

Personel TNI tampak melakukan pembersihan lumpur dan puing di sejumlah titik terdampak, khususnya di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh Tamiang, dan Bireuen dikutip dari Badan Komunikasi Pemerintah pada Minggu 25 Januari 2026.

Di Kabupaten Pidie Jaya, personel TNI bersama warga membersihkan kawasan Lorong Seulanga, Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu. 

Personel TNI bersama masyarakat terus bergotong royong melakukan upaya pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Provinsi Aceh.  Personel TNI bersama masyarakat terus bergotong royong melakukan upaya pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Provinsi Aceh.

Baca juga: Potret TNI yang Serba Bisa di Lokasi Bencana: Memasak, Cat Masjid hingga Jadi Suster Dadakan

Kegiatan serupa juga dilakukan di fasilitas pendidikan, di antaranya pembersihan ruang kelas II TK/PAUD Al-Bayan di Desa Manyang Cut, Kecamatan Meureudu, agar proses belajar mengajar dapat segera kembali berjalan.

Selain itu, TNI turut membersihkan Pondok Bersalin Desa (Polindes) Pante Beureune, Kecamatan Meurah Dua, serta meratakan halaman Polindes Blang Cut di kecamatan yang sama. 

Dukungan alat berat dari Yonif TP 857/GG juga dikerahkan di Desa Pante Beureune dan Desa Meunasah Balek, Kecamatan Meureudu, untuk mempercepat proses pembersihan.

Di wilayah Aceh Tamiang, personel TNI terlihat membersihkan tembok kelas dan mengangkut sisa lumpur di SD Rantau Panjang, Desa Rantau Panjang, Kecamatan Karang Baru. Pembersihan juga dilakukan di Balai Desa Rantau Panjang guna mendukung kembali aktivitas pelayanan masyarakat. 

Bahkan, dalam salah satu dokumentasi, personel TNI turut membantu mengevakuasi kendaraan yang terjebak lumpur di sekitar SD Islam Terpadu Tupah, Desa Tupah, Kecamatan Karang Baru.

Sementara itu, di Kabupaten Bireuen, TNI bersama warga melaksanakan pembersihan di SMK Negeri 1 Peusangan, Gampong Raya Dagang, Kecamatan Peusangan, dengan progres mencapai 98 persen. 

Di tengah proses pembersihan, aktivitas belajar mengajar mulai kembali berjalan meskipun sekolah belum sepenuhnya bersih dari sisa lumpur.

Baca juga: Marinir TNI AL Bantu Evakuasi Pesawat ATR 42-500 di Lereng Bulusaraung Sulsel

Personel TNI juga membersihkan Perpustakaan SMA Negeri 1 Peusangan di Jalan Banda Aceh–Medan, Matang Glumpang Dua, Kecamatan Peusangan, dengan progres mencapai 96 persen. Upaya ini dilakukan untuk memastikan rak-rak buku kembali tertata rapi dan aman digunakan.

Upaya pemulihan turut menyasar fasilitas keagamaan dan lingkungan permukiman. TNI membersihkan Balai Pengajian di Desa Mesi, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, serta melakukan pembersihan di SDN 8 Kuta Blang, Parit Desa Ulle di Kecamatan Peusangan Selatan, dan sejumlah rumah warga di wilayah Peusangan.

Gotong royong antara TNI dan masyarakat ini menjadi wujud nyata kepedulian dan komitmen bersama dalam mempercepat pemulihan pascabencana, sekaligus memastikan warga dapat kembali beraktivitas secara aman dan normal.

x|close