Kopdes Beroperasi, Pemilik Warung Kelontong Berharap Bisa Beli Grosir dengan Harga Murah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 11 Mar 2026, 22:15
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Koperasi Desa Merah Putih Gejugjati di Pasuruan mulai beroperasi dan disambut antusias warga dengan menyediakan berbagai kebutuhan pokok sehari-hari. Koperasi Desa Merah Putih Gejugjati di Pasuruan mulai beroperasi dan disambut antusias warga dengan menyediakan berbagai kebutuhan pokok sehari-hari. (Istimewa)

Ntvnews.id, Pasuruan, 11 Maret 2026 — Beroperasinya Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Gejugjati, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur disambut meriah oleh warga. Kopdes itu menawarkan sejumlah barang kebutuhan sehari-hari, terutama sembako.

Siti Romelah, warga Gejugjati, menjadi salah satu yang antusias menyambut beroperasinya Koperasi Merah Putih ini. Sebagai pemilik warung kelontong, dia berharap bisa memberi barang di koperasi secara grosir atau kulakan.

“Saya ini kan mempunyai usaha kecil. Kalau bisa kulakan di koperasi lebih murah,” kata Siti Romelah, Rabu, 11 Maret 2026.

Menurutnya, keberadaan koperasi juga memudahkan warga Gejugjati untuk bisa mencari barang yang berkualitas tapi tetap murah.

Baca Juga: Kopdes Merah Putih Metuk Suplai Gas hingga Beras dengan Harga Murah untuk Warung Warga

“Keinginan saya, adanya koperasi ini untuk menyejahterakan rakyat,” ujarnya.

Suhartini (51 tahun), warga Gejugjati, berharap keberadaan koperasi bisa membantu masyarakat, terutama dari segi harga. Selain itu, barang yang dijual di koperasi bisa lebih beragam.

“Saya berharap harganya bisa terjangkau masyarakat, dibandingkan dengan di pasar,” katanya.

Siti Afifah, warga Lekok, juga merasa terbantu dengan adanya koperasi. Menurutnya, lokasi yang lebih dekat dengan rumah memudahkan dia untuk berbelanja, apalagi harganya miring.

“Minyak kalau di warung-warung Rp 20 ribu sampai Rp 22 ribu. Kalau di sini cuma Rp 15 ribu,” kata Siti Afifah.

Sebelum ada koperasi, dia harus mencari warung yang ada di seberang jalan besar. Kondisi ini membuat dia kerap was-was saat menyeberang.

Baca Juga: Menkop: Keberhasilan Kopdes Merah Putih Tentukan Masa Depan Koperasi

“Nyeberang jalan raya kan takut, jalannya ramai,” katanya.

Warga lokal, Korifani Maulidiyah, juga merasakan betul manfaat keberadaan Koperasi Merah Putih. Harga beras yang biasa dia beli seharga Rp 17.500 per kilogram di pasar, di koperasi hanya Rp 14 ribu. Kualitas berasnya pun setara.

Sama harapannya dengan warga lain, dia ingin agar koperasi tahan lama dan menjual produk lebih lengkap.

“Ke depan agar lebih lengkap. Seperti perlengkapan bayi sabun, kosmetik. Insyaallah orang-orang bisa ramai ke sini,” katanya. 

Para warga berterima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto yang telah mengusahakan keberadaan koperasi hingga ke desa-desa. Berkat koperasi, mereka dimudahkan untuk mencari barang kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

x|close