Ntvnews.id, Jakarta - Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan sebanyak 1.300 personel gabungan untuk mengamankan pertandingan Super League antara Persija Jakarta melawan Madura United yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung di Jakarta, Jumat, 23 Januari 2026, mengajak seluruh suporter untuk turut menjaga ketertiban serta menjunjung tinggi nilai sportivitas selama pertandingan berlangsung. Ia berharap laga yang dimulai pukul 19.00 WIB tersebut dapat dinikmati dalam suasana aman dan penuh kegembiraan.
“Kami mengajak seluruh suporter untuk bersama-sama menjaga ketertiban, menjunjung tinggi sportivitas, serta menikmati pertandingan yang dimulai pukul 19.00 WIB. hingga selesai dalam suasana yang aman, nyaman dan penuh kegembiraan,” kata Reynold.
Ia menjelaskan, ribuan personel pengamanan tersebut berasal dari unsur Polri, TNI, serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Seluruh personel disebar di dalam stadion hingga kawasan sekitar GBK guna memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif sepanjang pertandingan.
Sebelum diterjunkan ke lapangan, seluruh personel terlebih dahulu mengikuti apel pengamanan sebagai langkah untuk menyamakan persepsi serta memastikan kesiapan masing-masing petugas dalam menjalankan tugas.
Baca Juga: Resmi Gabung Persija Jakarta, Shayne Pattynama: Saya Sangat Antusias
“Kami melaksanakan apel agar seluruh personel benar-benar siap dan memahami perannya masing-masing,” ujarnya.
Kapolres menegaskan bahwa pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis, santun, dan profesional. Ia juga memastikan seluruh personel yang bertugas tidak dibekali senjata api.
“Seluruh personel juga tidak dibekali senjata api,” katanya.
Menurut Reynold, kehadiran aparat tidak semata untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang datang menyaksikan pertandingan. Ia turut mengingatkan suporter agar tidak membawa barang-barang terlarang ke dalam stadion, seperti senjata tajam, suar, petasan, kembang api, minuman keras, serta bambu atau kayu yang digunakan sebagai tiang bendera.
Baca Juga: Borneo FC Kembali ke Puncak Super League Usai Tekuk Persis Solo 1-0
“Kami melarang keras adanya barang-barang berbahaya di dalam stadion. Kami juga mengimbau suporter untuk menjaga fasilitas umum dan tetap waspada terhadap potensi tindak kejahatan, seperti copet dan jambret,” katanya.
Reynold menambahkan, petugas akan bertindak tegas namun tetap profesional apabila menemukan pelanggaran di lapangan. Selain itu, masyarakat yang melintas di sekitar kawasan GBK, Senayan, Jakarta Pusat, diimbau untuk mencari jalur alternatif selama pertandingan berlangsung karena pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara situasional.
“Kami berharap adanya kerja sama dari seluruh pihak agar pertandingan ini dapat berjalan dengan lancar dan menjadi hiburan yang aman serta menyenangkan bagi semua,” kata dia menambahkan.
(Sumber: Antara)
Sejumlah personel Polri saat mengikuti apel dalam rangka pengamanan laga Persija vs Madura di Jakarta, Jumat, 23 Januari 2026. ANTARA/HO-Humas Polres Jakpus (Antara)