Persija Kecam Aksi Rasisme Terhadap Allano Lima

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Jan 2026, 22:15
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Arsip - Pesepak bola Persija Jakarta Allano Brendon De Souza Lima (kiri) bersama rekan timnya berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Bhayangkara Presisi Lampung FC saat pertandingan BRI Super League di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin, 29 Desember 2025. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nz Arsip - Pesepak bola Persija Jakarta Allano Brendon De Souza Lima (kiri) bersama rekan timnya berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Bhayangkara Presisi Lampung FC saat pertandingan BRI Super League di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin, 29 Desember 2025. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nz (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Persija Jakarta mengecam keras aksi rasisme yang menimpa pemain asingnya, Allano Lima, melalui kolom komentar akun Instagram pribadi sang pemain setelah pertandingan BRI Super League melawan Persib Bandung pada Minggu, 11 Januari 2026.

“Persija berdiri sepenuhnya bersama Allano Lima. Klub memberikan dukungan penuh secara moral dan psikologis kepada pemain kami, serta memastikan ia tidak sendirian dalam menghadapi situasi ini,” kata manajer Persija Ardhi Tjahjoko dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin, 12 Januari 2026.

Persija menilai perilaku tersebut sebagai tindakan tidak bermoral yang mencederai nilai-nilai kemanusiaan dan sama sekali tidak memiliki tempat dalam dunia sepak bola, terlebih di Indonesia yang menjunjung tinggi keberagaman serta persatuan.

Klub asal Ibu Kota itu juga menyampaikan kekecewaan mendalam karena praktik memalukan semacam ini masih terus berulang. Menurut Persija, rasisme bukanlah candaan dan tidak dapat dibenarkan sebagai luapan emosi sesaat, melainkan bentuk kekerasan verbal yang melukai martabat manusia.

Allano Lima pun menyampaikan pernyataan terbuka terkait tindakan rasis yang dialaminya.

Baca Juga: Keluarga Thom Haye Dapat Ancaman Pembunuhan usai Persib Tekuk Persija

“Saya bangga dengan siapa diri saya, saya bangga dengan apa yang telah saya capai. Tindakan rasisme ini justru menunjukkan seberapa jauh saya telah bertumbuh dari titik awal saya berasal. Pohon yang berbuah lebat adalah pohon yang paling sering dilempari batu. Kini saatnya kembali bekerja dan melanjutkan perjalanan kami. Jalan masih panjang. Kami akan terus berjuang,” tuturnya.

Dalam pernyataan tersebut, Persija mendesak seluruh pihak terkait, termasuk operator liga, federasi, suporter, serta para pemangku kepentingan sepak bola nasional, agar bersikap tegas, serius, dan konsisten dalam memberantas segala bentuk rasisme, baik yang terjadi di stadion maupun di ruang digital.

Persija meyakini sepak bola seharusnya menjadi ruang kompetisi yang menjunjung sportivitas dalam suasana aman dan saling menghargai. Ketika rasisme dibiarkan, bukan hanya individu yang dirugikan, tetapi juga citra sepak bola nasional secara keseluruhan.

Selain itu, Persija turut mengecam berbagai tindakan tidak suportif lainnya, seperti ujaran kebencian hingga ancaman yang dialamatkan kepada insan sepak bola Indonesia. Klub menegaskan bahwa siapa pun pelakunya harus memahami bahwa tindakan tersebut mencederai marwah sepak bola, olahraga, dan nilai-nilai kemanusiaan.

Baca Juga: Menang El Clasico 1-0 Lawan Persija, Persib Puncaki Klasemen

(Sumber: Antara)

x|close