Pramono: Inflasi Jakarta Terjaga 2,63 Persen

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 21 Jan 2026, 13:30
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Pramono Anung Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berhasil menjaga stabilitas ekonomi dengan mencatatkan inflasi Jakarta sebesar 2,63 persen pada Desember 2025.

Angka ini tercatat lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang mencapai 2,92 persen, sekaligus tetap berada dalam rentang sasaran inflasi nasional 2,5 persen ±1 persen.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari pengawasan ketat dan kebijakan terukur yang terus dilakukan bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno.

Menurutnya, pengendalian inflasi menjadi prioritas utama demi menjaga daya beli masyarakat serta stabilitas harga kebutuhan pokok.

"Mengenai inflasi, Jakarta terjaga 2,63 persen. Sementara nasional 2,92 persen. Yang tetap berada pada rentang sasaran nasional, yaitu 2,5 persen plus minus 1 persen," ucap Pramono dalam konferensi pers realisasi APBD tahun anggaran 2025 di Balairung, Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 21 Januari 2026.

Baca Juga: Investasi Jakarta Tembus Rp270,9 Triliun di 2025, Tumbuh 12 Persen

Inflasi Jakarta <b>(tangkapan layar)</b> Inflasi Jakarta (tangkapan layar)

Baca Juga: Pramono Mau Terapkan WFH Jika Banjir Melanda Jakarta

Untuk mempertahankan tren positif tersebut, Pemprov DKI Jakarta secara konsisten menerapkan sejumlah strategi kunci. Pertama, menjaga keterjangkauan harga agar masyarakat tidak terbebani lonjakan harga.

Kedua, memastikan ketersediaan pasokan barang kebutuhan pokok tetap aman dan mencukupi. Ketiga, menjamin kelancaran distribusi agar tidak terjadi hambatan logistik yang berpotensi memicu kenaikan harga.

Selain itu, Pemprov DKI juga terus memperkuat komunikasi publik guna memberikan informasi yang transparan sekaligus meredam kepanikan pasar.

x|close