Ntvnews.id, Jakarta - Kinerja investasi di Jakarta menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2025. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat total investasi mencapai Rp270,9 triliun, atau mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 11,99 persen. Capaian ini menempatkan Jakarta sebagai salah satu motor utama pertumbuhan investasi nasional.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan bahwa pertumbuhan investasi tersebut tergolong tinggi jika dibandingkan dengan capaian nasional.
"Berkaitan dengan investasi yang kami tadi sudah sampaikan, tahun 2025 mencapai Rp270 triliun, tumbuh 11,99 persen. Termasuk pertumbuhan investasi yang cukup tinggi di Indonesia," ucap Pramono dalam konferensi pers realisasi APBD tahun anggaran 2025 di Balairung, Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 21 Januari 2026.
Baca Juga: Pramono Luncurkan 32 Bus Sekolah Ramah Disabilitas
Kinerja investasi Jakarta (tangkapan layar)
Baca Juga: Pramono Mau Terapkan WFH Jika Banjir Melanda Jakarta
Dari total investasi tersebut, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) menyumbang Rp175,3 triliun, sementara Penanaman Modal Asing (PMA) tercatat sebesar Rp95,6 triliun. Secara keseluruhan, investasi di Jakarta memberikan kontribusi sekitar 14 persen terhadap total investasi nasional, menegaskan posisi strategis ibu kota sebagai pusat kegiatan ekonomi dan bisnis.
Tak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, derasnya investasi di Jakarta juga berdampak langsung pada penciptaan lapangan kerja. Sepanjang 2025, investasi yang masuk mampu menyerap sekitar 487.000 tenaga kerja, membuka peluang kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
konferensi pers realisasi APBD tahun anggaran 2025 (NTVNews.id/Adiansyah)