Portugal Gelar Pemilu Presiden, Peluang Putaran Kedua Menguat

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Jan 2026, 07:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Suasana pemungutan suara di parlemen Portugal. Suasana pemungutan suara di parlemen Portugal. (Dok.Antara)

Ntvnews.id, Lisbon - Warga Portugal menggunakan hak pilih mereka pada Minggu, 18 Januari 2026, untuk menentukan presiden selanjutnya, dengan sejumlah survei menunjukkan peluang besar terjadinya pemungutan suara putaran kedua di tengah menguatnya dukungan terhadap kelompok sayap kanan.

Presiden konservatif petahana Marcelo Rebelo de Sousa, yang meraih hampir 60 persen suara pada pemilihan 2021, telah menuntaskan masa jabatan keduanya yang juga menjadi periode terakhir selama lima tahun. Sebanyak sebelas kandidat kini bersaing untuk menggantikannya.

Dikutip dari TRT World, Senin, 19 Januari 2026, salah satu kandidat unggulan dalam pemilu kali ini adalah Andre Ventura dari partai sayap kanan Chega, yang pada pemilu presiden sebelumnya meraih hampir 12 persen suara.

Kandidat kuat lainnya meliputi Luis Marques Mendes dari partai kanan-tengah yang berkuasa, Social Democratic Party (PSD), Antonio Jose Seguro dari oposisi Socialist Party, Joao Cotrim de Figueiredo dari Liberal Initiative, serta kandidat independen Henrique Gouveia e Melo.

Baca Juga: Ramai Warga Israel Daftar Kewarganegaraan Portugal

Berdasarkan jajak pendapat yang dirilis RTP News pada Rabu, putaran kedua yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Februari hampir dipastikan terjadi, dengan Ventura dan Seguro diprediksi melaju ke tahap tersebut.

Survei itu menunjukkan Ventura berada di posisi teratas dengan sekitar 24 persen suara, diikuti sangat tipis oleh Seguro dengan 23 persen, sementara Figueiredo menempati peringkat selanjutnya dengan perolehan 19 persen.

Sepanjang sejarah, Portugal hanya satu kali menyelenggarakan putaran kedua dalam pemilu presiden, yakni pada 1986, ketika mantan perdana menteri sosialis Mario Soares berhasil membalikkan hasil putaran pertama untuk mengalahkan Freitas do Amaral.

Baca Juga: Portugal Lolos ke Piala Dunia 2026, Ini Kata Cristiano Ronaldo

Kampanye pemilu berlangsung di tengah perdebatan isu-isu utama, seperti ketimpangan sosial, upah rendah, krisis perumahan, pembatasan hak migran, serta kebijakan ketenagakerjaan yang diperkenalkan oleh pemerintahan konservatif Perdana Menteri Luis Montenegro.

Partai Chega, yang didirikan tujuh tahun lalu dan dipimpin oleh Ventura, untuk pertama kalinya muncul sebagai oposisi utama setelah pemilu parlemen lebih awal pada Mei lalu. Meski Ventura diperkirakan unggul di putaran pertama, para analis menilai meraih mayoritas mutlak pada putaran kedua akan menjadi tantangan besar.

Sebanyak sekitar 11 juta pemilih terdaftar dalam pemilu ini, termasuk sekitar 1,6 juta warga Portugal yang bermukim di luar negeri.

x|close