COO Danantara Soroti Transformasi dan Tantangan Kepemimpinan di Semen Indonesia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Jan 2026, 08:46
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Dedi
Editor
Bagikan
Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) Dony Oskaria menghadiri Retret Terintegrasi PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) atau SIG Tahun 2026 di Kabupaten Magelang, Rabu, 14 Januari 2025. (SIG) Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) Dony Oskaria menghadiri Retret Terintegrasi PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) atau SIG Tahun 2026 di Kabupaten Magelang, Rabu, 14 Januari 2025. (SIG) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) Dony Oskaria menyoroti proses transformasi yang sedang dijalankan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) atau SIG.

“Tidak ada yang abadi, kecuali perubahan itu sendiri,” ujar Dony dalam Retret Terintegrasi SIG Group 2026 sebagaimana keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu, 13 Januari 2026.

Melalui transformasi tersebut, Dony meyakini Semen Indonesia dapat meningkatkan kinerja perusahaan di masa mendatang. Ia menilai permasalahan yang muncul di sejumlah BUMN sering kali dikaitkan dengan faktor Sumber Daya Manusia (SDM).

“Persoalan pada hampir semua BUMN, bukan karena karyawan, pelakunya adalah pimpinan BUMN,” ujar Dony.

Dony menekankan, Semen Indonesia harus menjalankan operasional sesuai dengan norma dan etika yang benar, termasuk tidak mempercantik (memoles) laporan keuangan perusahaan.

Baca Juga: Danantara Akan Reformasi Perusahaan BUMN-BUMN Besar Mulai Tahun Ini

Selain itu, ia menegaskan bahwa seorang pemimpin harus memiliki arah yang jelas bagi perusahaan. “CEO harus punya dan tahu perusahaan akan dibawa kemana,” ujarnya.

Kemampuan komunikasi yang baik juga menjadi kunci kepemimpinan. Pemimpin perlu mampu menyampaikan visi dan strategi secara jelas kepada seluruh jajaran.

“Karena itu seorang Dirut (direktur utama) mesti mampu mengkomunikasikan visinya,” kata Dony.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama Semen Indonesia, Indrieffouny Indra, memastikan akan mencatat dan melaksanakan setiap arahan dari COO Danantara dalam kegiatan operasional sehari-hari.

“Apalagi, menjaga pasar saat ini sangat penting,” ujar Indra.

Secara kinerja, Semen Indonesia mencatatkan volume penjualan mencapai 27,46 juta ton dengan pendapatan senilai Rp25,30 triliun per kuartal III-2025. Pada periode yang sama, perusahaan membukukan laba bersih sebesar Rp114,84 miliar, sementara EBITDA tercatat Rp3,28 triliun.

Untuk tahun buku 2024, Semen Indonesia menetapkan dividen tunai senilai Rp648,75 miliar atau dengan dividen payout rasio (DPR) sebesar 90,13 persen dari total laba bersih senilai Rp719,76 miliar.

Baca Juga: Danantara Mulai Groundbreaking Proyek Hilirisasi Februari 2026

(Sumber: Antara) 

TERKINI

Denmark Perkuat Militernya di Greenland

Luar Negeri Kamis, 15 Jan 2026 | 10:46 WIB

Junta Myanmar Bongkar Tiga Pabrik Narkoba

Luar Negeri Kamis, 15 Jan 2026 | 10:36 WIB

FBI Geledah Rumah Jurnalis Terkait Dugaan Kebocoran Informasi

Luar Negeri Kamis, 15 Jan 2026 | 10:12 WIB

Turis Dirujak Netizen Usai Unggah Video Hina Sopir Taksi

Luar Negeri Kamis, 15 Jan 2026 | 10:01 WIB

Turis di Bali Tewas Terpeleset ke Sungai

Nasional Kamis, 15 Jan 2026 | 10:01 WIB
Load More
x|close