Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah mencatat sebanyak 4.000 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) hingga awal Januari 2026. Sertifikasi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga mutu dan keamanan makanan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan dan Badan Gizi Nasional (BGN) per Rabu, 8 Januari 2025, total SPPG yang telah terdaftar mencapai 19.188 unit. Dari jumlah tersebut, 4.535 SPPG telah mengantongi SLHS, sementara 14.653 SPPG lainnya masih belum memiliki sertifikat dan tengah dalam proses pengurusan.
Pemerintah terus mendorong percepatan kepemilikan SLHS bagi seluruh dapur SPPG guna menjamin kualitas pengolahan makanan bagi penerima manfaat MBG. Sertifikasi ini dinilai krusial untuk memastikan standar keamanan pangan diterapkan secara menyeluruh, mencegah kejadian keracunan, serta menjamin kecukupan dan ketepatan asupan gizi.
Baca Juga: Kepala BGN: 20 Persen SPPG Sudah Kantongi SLHS
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Nanik Sudaryati Deyang menegaskan pentingnya ketegasan pemerintah dalam mendorong pemenuhan sertifikasi tersebut.
“Masih ada lebih dari 14.000 dapur yang belum memiliki SLHS. Karena itu kami harus tegas, apalagi ini menyangkut keselamatan dan kesehatan penerima manfaat,” kata Nanik.
Untuk mempercepat kepemilikan SLHS, pemerintah menyiapkan sejumlah langkah, antara lain melakukan pendampingan dan pembinaan kepada pengelola SPPG dalam pengolahan dan penjamahan bahan pangan, menetapkan desain dapur sesuai standar nasional, serta mempercepat proses penerbitan SLHS.
Pemerintah daerah juga diwajibkan menerbitkan SLHS paling lambat 14 hari sejak dokumen dinyatakan lengkap. Selain itu, setiap SPPG diwajibkan memperoleh SLHS paling lambat satu bulan sejak berdiri. Bagi SPPG yang belum mendaftarkan pengurusan sertifikat, pemerintah menyiapkan sanksi berupa penghentian operasional sementara.
Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan seluruh dapur SPPG memenuhi standar higiene sanitasi sehingga pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis berjalan aman, berkualitas, dan berkelanjutan.
Baca Juga: BGN Catat Jumlah SPPG Untuk MBG Naik Jadi 19.800 Unit Awal 2026
Berikut Infografiknya:
Ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) hingga awal Januari 2026. Dapur lainnya terus didorong untuk memiliki SLHS guna menjaga mutu makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Antara)
Ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) hingga awal Januari 2026. Dapur lainnya terus didorong untuk memiliki SLHS guna menjaga mutu makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Antara)