Satu Tahun MBG, Siswa SMKN 1 Jakarta Akui Bisa Menabung dari Uang Jajan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Jan 2026, 13:00
thumbnail-author
Beno Junianto
Penulis & Editor
Bagikan
 Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S. Deyang bersama Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus meninjau pelaksanaan MBG di SMK Negeri 1 Jakarta pada Kamis (8/1/2025). Dalam kunjungan itu, Nanik berdialog dengan siswa terkait perubahan penggunaan uang jajan sejak adanya program MBG. Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S. Deyang bersama Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus meninjau pelaksanaan MBG di SMK Negeri 1 Jakarta pada Kamis (8/1/2025). Dalam kunjungan itu, Nanik berdialog dengan siswa terkait perubahan penggunaan uang jajan sejak adanya program MBG. (dok BGN)

Ntvnews.id, Jakarta - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi siswa, tetapi juga pada kebiasaan ekonomi mereka. Uang jajan yang sebelumnya digunakan untuk membeli makan siang kini dapat disimpan dan ditabung oleh para siswa untuk keperluan lainnya.

Para siswa nampak bahagia dengan hadirnya MBG. Dampak tersebut terungkap saat Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S. Deyang bersama Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus meninjau pelaksanaan MBG di SMK Negeri 1 Jakarta pada Kamis (8/1/2025). Dalam kunjungan itu, Nanik berdialog dengan siswa terkait perubahan penggunaan uang jajan sejak adanya program MBG.

Salah satu siswi menyampaikan bahwa ia kini mampu menabung hingga Rp15 ribu per hari sejak mengikuti program MBG. Jawaban itu disampaikan Nanik kepada Wakil Menteri Kesehatan di hadapan siswa lain di dalam kelas.

Salah satu teman siswi tempatnya tinggalnya di Kalideres. Dirinya juga bisa menabung usai hadirnya MBG tersebut.

Dalam suasana kelas tersebut, Nanik kemudian menghampiri siswi itu dan terjadi dialog singkat yang berlangsung emosional. Momen rangkulan antara Nanik dan siswi tersebut menciptakan suasana haru di tengah aktivitas belajar.

Pengalaman serupa juga disampaikan Muhammad Rosid Sumbus, siswa kelas XI SMK Negeri 1 Jakarta. Ia mengaku dapat menabung lebih besar sejak tidak perlu lagi membeli makan siang di sekolah.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi siswa, tetapi juga pada kebiasaan ekonomi mereka. Uang jajan yang sebelumnya digunakan untuk membeli makan siang kini dapat disimpan dan ditabung oleh para siswa.  Dampak tersebut terungkap saat Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S. Deyang bersama Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus meninjau pelaksanaan MBG di SMK Negeri 1 Jakarta pada Kamis (8/1/2025). Dalam kunjungan itu, Nanik berdialog dengan siswa terkait perubahan penggunaan uang jajan sejak adanya program MBG. <b>(dok BGN)</b> Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi siswa, tetapi juga pada kebiasaan ekonomi mereka. Uang jajan yang sebelumnya digunakan untuk membeli makan siang kini dapat disimpan dan ditabung oleh para siswa. Dampak tersebut terungkap saat Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S. Deyang bersama Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus meninjau pelaksanaan MBG di SMK Negeri 1 Jakarta pada Kamis (8/1/2025). Dalam kunjungan itu, Nanik berdialog dengan siswa terkait perubahan penggunaan uang jajan sejak adanya program MBG. (dok BGN)

Baca Juga: MBG Kembali Dimulai, Awal Baru Pemenuhan Gizi Nasional

x|close