Prabowo Tegaskan Komitmen Bersihkan Pertamina dari Korupsi, Peringatkan Jajaran Direksi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Jan 2026, 08:09
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Prabowo Subianto Prabowo Subianto (Istimewa)

Ntvnews.id, Balikpapan - Presiden RI Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya untuk membersihkan perusahaan minyak dan gas milik negara, PT Pertamina, dari berbagai praktik korupsi yang selama ini membelit.

Kepala Negara mengingatkan seluruh pimpinan Pertamina, termasuk Direktur Utama Simon Aloysius Mantiri, agar tidak memanfaatkan jabatan untuk memperkaya diri. Presiden menilai masih terdapat praktik-praktik menyimpang yang telah berlangsung lama, baik di tubuh Pertamina maupun dalam tata kelola sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM) nasional.

Presiden Prabowo mengungkapkan adanya “permainan tidak sehat” yang terjadi selama bertahun-tahun, salah satunya berupa manipulasi harga dalam kegiatan impor minyak.

"Karena itu, waktu saya menjadi Presiden, saya bertekad membersihkan Pertamina. Saya angkat saudara Simon Aloysius dengan beberapa anak muda, dan saya beri tugas: Jangan korupsi! Jangan kau cari kaya di atas kepercayaan ini. Direktur Utama Pertamina, sangat strategis. Anda bertanggung jawab atas sebuah perusahaan (yang nilainya, red.) 100 miliar dolar (AS)," kata Presiden Prabowo kepada Simon Aloysius Mantiri saat acara peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin, 12 Januari 2026.

Baca Juga: Prabowo Tiba di IKN, Perdana Sejak Menjabat Presiden

Presiden juga mengingatkan bahwa tantangan dan godaan yang akan dihadapi pimpinan dan jajaran direksi Pertamina ke depan tidaklah kecil.

"Tetapi, saudara harus teguh dengan semua jajarannya, dan saya kasih wewenang seluas-luasnya. Siapa yang Anda nilai tidak bagus, pecat! Jangan ragu-ragu! Demi bangsa dan rakyat, harus tega. Gak ada itu. Banyak anak muda yang hebat-hebat, cari!" ujar Prabowo kepada Simon.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden kembali menegaskan posisi strategis Pertamina sebagai badan usaha milik negara unggulan. Menurut Prabowo, Pertamina merupakan national champion Indonesia yang memiliki peran penting bagi perekonomian nasional.

"Pertamina mungkin satu-satunya perusahaan Indonesia yang masuk Fortune 500. Satu-satunya perusahaan Indonesia yang nilainya adalah 100 miliar dolar AS, dan harusnya menghasilkan yang lebih baik lagi untuk negara dan bangsa," kata Presiden Prabowo.

Prabowo Subianto <b>(Istimewa)</b> Prabowo Subianto (Istimewa)

Prabowo menekankan bahwa semangat untuk mewujudkan pengelolaan yang bersih harus menjadi komitmen bersama seluruh jajaran. Ia berharap Pertamina dapat menjadi contoh pemerintahan dan manajemen yang amanah dalam mengelola kekayaan negara.

"Ini tekad kita semua. Terus saya pesankan, mari kita hasilkan untuk rakyat kita pemerintahan yang bersih, manajemen yang amanah mengelola sumber kekayaan bangsa dengan sebaik-baiknya," ujar Presiden.

Pada kesempatan tersebut, Presiden juga memberikan apresiasi terhadap istilah Perwira atau Pertamina Wira yang disampaikan oleh Direktur Utama Pertamina dalam laporannya.

Baca Juga: Karena Cinta Bapak, Sekolah Rakyat Ada: Sambutan Pelajar untuk Prabowo di Banjarbaru

"Saya sangat terkesan tadi Direktur Utama menggunakan istilah Pertamina Wira, Perwira. Ini luar biasa. Saya kira nafasnya seperti itu, nafasnya harus seperti itu. Bangsa-bangsa yang bakit, bangsa-bangsa yang kuat, kita harus contoh Jepang, Korea (Selatan), bangsa yang tidak punya sumber daya seperti kita, tetapi kita, nasionalismenya kuat," kata Presiden.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya semangat patriotisme dan keteladanan kepemimpinan di tubuh Pertamina.

"Semangat patriotik, cinta tanah air ini yang harus mendorong semua jajaran Pertamina, terutama yang paling atas, karena kita mengerti sifat manusia yang menentukan adalah para pemimpin. Jadi pemimpin itu harus Ing Ngarso Sung Tulodo, memberi contoh. Kalau pemimpinnya maling, anak buahnya tidak semangat," sambung Presiden Prabowo.

x|close