Dapur MBG di Bener Meriah Aceh Beroperasi, Petani dan Pedagang Pasar Gembira Ekonomi Jalan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Jan 2026, 21:00
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pedagang pasar Lampahan pada Rabu, 31 Desember 2025. Pedagang pasar Lampahan pada Rabu, 31 Desember 2025. (Istimewa)

Ntvnews.id, Bener Meriah - Kembali beroperasinya dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah terdampak bencana menjadi berkah tersendiri bagi petani dan pedagang pasar lokal. Pasalnya, komoditas pertanian warga kembali terserap secara signifikan, sementara pedagang pasar menjadi pemasok utama bahan baku bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Perputaran roda ekonomi pun perlahan kembali bergerak. Para petani yang sebelumnya kesulitan memasarkan hasil panen kini kembali mendapat kepastian pembeli.

Salah seorang pedagang Pasar Lampahan, Tika, mengakui kehadiran MBG membawa dampak ekonomi positif, terutama setelah penerima manfaat dialihkan sementara dari anak sekolah ke masyarakat terdampak bencana di posko pengungsian.

“Begitu SPPG-nya jalan, bahan baku yang diserap banyak sekali. Pisang sampai ratusan sisir bisa habis dalam satu hari,” ujar Tika saat ditemui di Pasar Lampahan, Rabu, 31 Desember 2025.

Baca Juga: Polri Siapkan 1.147 SPPG untuk Dukung Program MBG

Seorang pedagang di Pasar Lampahan, Bener Meriah, yang bernama Tika. <b>(Istimewa)</b> Seorang pedagang di Pasar Lampahan, Bener Meriah, yang bernama Tika. (Istimewa)

Menurutnya, keberadaan SPPG sangat membantu pedagang maupun petani yang sebelumnya kesulitan menjual hasil panen.

“Kami sebagai pedagang senang bisa memasok ke SPPG, apalagi petaninya. Mereka jadi punya pasar,” katanya antusias.

Petani yang sempat merugi akibat hasil panen tak terserap kini kembali tersenyum. Dapur MBG menampung hasil pertanian tersebut untuk diolah menjadi makanan bergizi bagi para pengungsi.

Dengan kebutuhan bahan pangan yang cukup besar, hasil panen petani kini memiliki kepastian pasar dan kembali bernilai ekonomi.

Baca Juga: Waka BGN: SPPG Tidak Memaksa Anak yang Libur untuk Ambil MBG di Sekolah

“Kalau SPPG sudah jalan, kami bisa beli dari petani dan disalurkan ke sana. Kapasitas mereka kan besar,” lanjutnya.

Tika menambahkan, saat ini terdapat beberapa SPPG yang beroperasi di sekitar Pasar Lampahan, seperti SPPG Blang Panas, SPPG Reronga, SPPG Mekar Ayu, dan SPPG Polri. Keberadaan dapur-dapur tersebut dinilai sangat membantu menggerakkan ekonomi lokal.

“Jadinya semua senang. Pedagang senang, petani senang, perputaran ekonomi juga jalan,” tegasnya.

Selain berdampak pada sektor ekonomi, hasil masakan dari dapur MBG juga langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di posko pengungsian.

“Pada akhirnya yang menikmati juga masyarakat di posko,” ujarnya.

Menutup keterangannya, Tika berharap seluruh SPPG di Kabupaten Bener Meriah dapat terus beroperasi agar semakin banyak hasil pertanian yang terserap.

“Kalau semua SPPG berjalan, saya yakin makin banyak hasil pertanian yang bisa terserap,” pungkasnya.

x|close