Ntvnews.id, Jakarta - Tim SAR Gabungan kembali menemukan satu korban tanah longsor di area Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Aek Sibundong, Kecamatan Aek Sibundong, Kabupaten Tapanuli Utara. Dua korban lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang dan proses pencarian terus dilanjutkan.
Longsor terjadi pada Rabu, 26 November 2025, setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut selama beberapa hari. Material tanah dan bebatuan runtuh dan menimpa area kerja proyek, menyebabkan sejumlah pekerja tertimbun.
Setelah laporan diterima, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan melalui Pos SAR Danau Toba segera mengerahkan personel ke lokasi. Operasi SAR melibatkan Basarnas Medan, TNI–Polri, BPBD, Pemerintah Daerah, pihak pengelola PLTM, serta berbagai potensi SAR lainnya.
Tim SAR gabungan mengevakuasi korban banjir bandang di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Jumat (28/11/2025). BPBD Tapanuli Selatan mencatat hingga Jumat 28 November sebanyak 32 orang meninggal dunia a (Antara)
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, S.H., M.Si, selaku Search Mission Coordinator (SMC) mengatakan bahwa pencarian kembali dilanjutkan sejak pagi dengan metode penyisiran menggunakan alat ringan hingga excavator.
Upaya tersebut membuahkan hasil pada pukul 16.19 WIB, ketika tim menemukan korban bernama Anggiat Sahat Manalu (36) di bawah reruntuhan bangunan tak jauh dari titik longsor. Jenazah kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada keluarga melalui instansi terkait.
Baca Juga: Jembatan Darurat Bagi Warga Terisolasi di Tapanuli Selatan
“Tim SAR Gabungan bekerja semaksimal mungkin di lapangan. Kondisi cuaca dan struktur tanah yang labil menjadi tantangan tersendiri, namun tidak mengurangi komitmen kami untuk menemukan seluruh korban. Kami memohon doa dan dukungan agar proses pencarian dua korban lainnya dapat segera membuahkan hasil,” ujar Hery.
Ia menambahkan bahwa koordinasi antarinstansi terus diperkuat selama operasi berlangsung.
“Sinergi antarinstansi sangat membantu mempercepat proses. Kami menghimbau seluruh personel tetap mengutamakan keselamatan mengingat potensi longsor susulan masih ada,” jelasnya.
Operasi SAR akan terus dilakukan hingga dua korban yang tersisa ditemukan atau hingga batas waktu operasi sesuai SOP. Informasi perkembangan pencarian akan disampaikan secara berkala oleh petugas terkait.
1 Korban Longsor di Proyek PLTM Aek Sibundong Ditemukan, 2 Lainnya Masih Dicari (Istimewa)